Detail Katalog

ID: 1020
Cover Identifikasi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment dan Risk Control (HIRARC) (Studi Kasus : IKM Usaha Pabrik Tahu Mandiri Kota Makassar) :  Tugas Akhir / Ummi Kalsum Febriyanti. H

Identifikasi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment dan Risk Control (HIRARC) (Studi Kasus : IKM Usaha Pabrik Tahu Mandiri Kota Makassar) : Tugas Akhir / Ummi Kalsum Febriyanti. H

Edisi: 2021

Pengarang:
UMMI Kalsum Febriyanti H.
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2021
Subjek
Tugas Akhir TIA 2021
Deskripsi Fisik:
xi, 61 halaman : Tabel, gambar ; 20,5x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2021 TA-TIA 818 UMM i
Control Number:
INLIS000000000001000
BIB ID:
0010-1221000223
Catatan
Usaha Tahu Mandiri adalah IKM yang bergerak di bidang pengolahan tahu yang berada di wilayah Kota Makassar. Dalam kegiatan produksi sering terjadi kecelakaan kerja pada saat proses produksi berlangsung dan pekerja tidak menerapkan K3 dengan baik, sehingga diperlukan identifikasi bahaya dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) untuk mengetahui potensi risiko bahaya, penilaian tingkat risiko dan pengendalian risiko pekerja. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, dan Risk Control (HIRARC), dimana metode ini digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Dari hasil penelitian telah didapatkan 60 risiko potensi bahaya pada proses pembuatan tahu, dimana 62% merupakan kategori risiko rendah, 30% merupakan kategori risiko sedang, dan 8% merupakan kategori tinggi. Pengendalian risiko yang diterapkan ialah menyediakan alat pelindung diri dengan lengkap seperti sepatu boots, sarung tangan, pelindung mata, masker penutup mulut, baju pelindung, menggunakan alat pelindung telinga aer plug, menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area poduksi, dan memasang rambu-rambu di sekitar area produksi, serta menerapkan 5S dan standar Good House Keeping.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T218310161 (R)2021 TA-TIA 818 UMM i Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001000 1
005 _ _ 20220625112701 2
035 # # $a 0010-1221000223 3
245 1 # $a Identifikasi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment dan Risk Control (HIRARC) (Studi Kasus : IKM Usaha Pabrik Tahu Mandiri Kota Makassar) : $b Tugas Akhir /$c Ummi Kalsum Febriyanti. H 4
100 _ # $a UMMI Kalsum Febriyanti H. 5
250 # # $a 2021 6
300 # # $a xi, 61 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20,5x29 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2021) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2021 9
082 # # $a (R)2021 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2021 TA-TIA 818 UMM i 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2021 12
500 # # $a Usaha Tahu Mandiri adalah IKM yang bergerak di bidang pengolahan tahu yang berada di wilayah Kota Makassar. Dalam kegiatan produksi sering terjadi kecelakaan kerja pada saat proses produksi berlangsung dan pekerja tidak menerapkan K3 dengan baik, sehingga diperlukan identifikasi bahaya dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) untuk mengetahui potensi risiko bahaya, penilaian tingkat risiko dan pengendalian risiko pekerja. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, dan Risk Control (HIRARC), dimana metode ini digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Dari hasil penelitian telah didapatkan 60 risiko potensi bahaya pada proses pembuatan tahu, dimana 62% merupakan kategori risiko rendah, 30% merupakan kategori risiko sedang, dan 8% merupakan kategori tinggi. Pengendalian risiko yang diterapkan ialah menyediakan alat pelindung diri dengan lengkap seperti sepatu boots, sarung tangan, pelindung mata, masker penutup mulut, baju pelindung, menggunakan alat pelindung telinga aer plug, menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area poduksi, dan memasang rambu-rambu di sekitar area produksi, serta menerapkan 5S dan standar Good House Keeping. 13
008 _ _ 220625################|##########|#|## 14
990 # # $a 161/TA TIA 2021 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name