=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000001000 =005 20220625112701 =035 ##$$a 0010-1221000223 =245 1#$$a Identifikasi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment dan Risk Control (HIRARC) (Studi Kasus : IKM Usaha Pabrik Tahu Mandiri Kota Makassar) : $b Tugas Akhir /$c Ummi Kalsum Febriyanti. H =100 #$$a UMMI Kalsum Febriyanti H. =250 ##$$a 2021 =300 ##$$a xi, 61 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20,5x29 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2021) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2021 =082 ##$$a (R)2021 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2021 TA-TIA 818 UMM i =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2021 =500 ##$$a Usaha Tahu Mandiri adalah IKM yang bergerak di bidang pengolahan tahu yang berada di wilayah Kota Makassar. Dalam kegiatan produksi sering terjadi kecelakaan kerja pada saat proses produksi berlangsung dan pekerja tidak menerapkan K3 dengan baik, sehingga diperlukan identifikasi bahaya dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) untuk mengetahui potensi risiko bahaya, penilaian tingkat risiko dan pengendalian risiko pekerja. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, dan Risk Control (HIRARC), dimana metode ini digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Dari hasil penelitian telah didapatkan 60 risiko potensi bahaya pada proses pembuatan tahu, dimana 62% merupakan kategori risiko rendah, 30% merupakan kategori risiko sedang, dan 8% merupakan kategori tinggi. Pengendalian risiko yang diterapkan ialah menyediakan alat pelindung diri dengan lengkap seperti sepatu boots, sarung tangan, pelindung mata, masker penutup mulut, baju pelindung, menggunakan alat pelindung telinga aer plug, menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area poduksi, dan memasang rambu-rambu di sekitar area produksi, serta menerapkan 5S dan standar Good House Keeping. =008 220625################|##########|#|## =990 ##$$a 161/TA TIA 2021