Detail Katalog
ID: 999
Penerapan Line Balancing pada Produksi Trafo PT. Kalla Electrical System Makassar : Tugas Akhir / Nurul Pratiwi
Edisi: 2019
Pengarang:
NURUL Pratiwi
NURUL Pratiwi
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Makassar :
Tahun Terbit:
2019
2019
Subjek
Tugas Akhir TIA 2019
Deskripsi Fisik:
xi, 44 halaman : Tabel, gambar ; 20,5x29 cm
xi, 44 halaman : Tabel, gambar ; 20,5x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2019 TA-TIA 818 NUR p
(R)2019 TA-TIA 818 NUR p
Control Number:
INLIS000000000000979
INLIS000000000000979
BIB ID:
0010-1221000202
0010-1221000202
Catatan
PT. Kalla Electrical System (Kalla Trafo) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang Pembuatan trafo. Banyaknya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama membuat perusahaan ini harus mampu meningkatkan kinerjanya untuk bersaing. Oleh karena itu dalam mengantisipasi hal-hal apa saja yang dapat terjadi dalam proses produksinya, sebaiknya ada penanganan yang dilakukan agar tidak merugikan perusahaan. Hal yang biasa terjadi dalam suatu lini produksi yaitu adanya Lead Time (waktu menunggu) yang dapat menyebabkan adanya suatu bottleneck (penumpukan) yang dapat menghambat kelancaran suatu produksi. Oleh karena itu, dalam menanggulangi hal tersebut perlu adanya penerapan Line Balancing dimana berguna untuk menyeimbangkan lintasan di lantai produksi sehingga tidak terjadi bottleneck atau penumpukan operasi di suatu stasiun kerja, sehingga memberikan setiap stasiun kerja tugas yang sama nilainya berdasarkan waktu kerja serta menghindari adanya operator yang menganggur. Dalam penerapan Line Balancing, tentu perlu adanya metode yang digunakan yaitu metode heuristik dimana terdapat 2 metode yaitu metode Rangked Positional Weights (RPW) dan metode Region Approach (RA). Rangked Positional Weights (RPW) yaitu bobot posisi untuk setiap elemen pekerjaannya dari suatu operasi dengan memperhatikan precedence diagram. Sedangkan Region Approach (RA) yaitu penentuan kegiatan pendahulu dengan memperhatikan precedence diagram. Jika dibandingkan antara metode Rangked Positional Weights (RPW) dan metode Region Approach (RA) yang lebih akurat pengerjaannya adalah metode Rangked Positional Weights (RPW) karena pengerjaannya berdasarkan bobot yang digunakan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
T198310025 |
(R)2019 TA-TIA 818 NUR p |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000000979 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20220924051916 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1221000202 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Penerapan Line Balancing pada Produksi Trafo PT. Kalla Electrical System Makassar : $b Tugas Akhir /$c Nurul Pratiwi | 4 |
| 100 | 1 |
# |
$a NURUL Pratiwi | 5 |
| 250 | # |
# |
$a 2019 | 6 |
| 300 | # |
# |
$a xi, 44 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20,5x29 cm | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak TA TIA 2019) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2019 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a (R)2019 TA-TIA 818 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a (R)2019 TA-TIA 818 NUR p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Tugas Akhir TIA 2019 | 12 |
| 008 | _ |
_ |
220924################|##########|#|## | 13 |
| 520 | # |
# |
$a PT. Kalla Electrical System (Kalla Trafo) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang Pembuatan trafo. Banyaknya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama membuat perusahaan ini harus mampu meningkatkan kinerjanya untuk bersaing. Oleh karena itu dalam mengantisipasi hal-hal apa saja yang dapat terjadi dalam proses produksinya, sebaiknya ada penanganan yang dilakukan agar tidak merugikan perusahaan. Hal yang biasa terjadi dalam suatu lini produksi yaitu adanya Lead Time (waktu menunggu) yang dapat menyebabkan adanya suatu bottleneck (penumpukan) yang dapat menghambat kelancaran suatu produksi. Oleh karena itu, dalam menanggulangi hal tersebut perlu adanya penerapan Line Balancing dimana berguna untuk menyeimbangkan lintasan di lantai produksi sehingga tidak terjadi bottleneck atau penumpukan operasi di suatu stasiun kerja, sehingga memberikan setiap stasiun kerja tugas yang sama nilainya berdasarkan waktu kerja serta menghindari adanya operator yang menganggur. Dalam penerapan Line Balancing, tentu perlu adanya metode yang digunakan yaitu metode heuristik dimana terdapat 2 metode yaitu metode Rangked Positional Weights (RPW) dan metode Region Approach (RA). Rangked Positional Weights (RPW) yaitu bobot posisi untuk setiap elemen pekerjaannya dari suatu operasi dengan memperhatikan precedence diagram. Sedangkan Region Approach (RA) yaitu penentuan kegiatan pendahulu dengan memperhatikan precedence diagram. Jika dibandingkan antara metode Rangked Positional Weights (RPW) dan metode Region Approach (RA) yang lebih akurat pengerjaannya adalah metode Rangked Positional Weights (RPW) karena pengerjaannya berdasarkan bobot yang digunakan. | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 25/TA TIA 2019 | 16 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Dec 2021