<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000979</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220924051916</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1221000202</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Penerapan Line Balancing pada Produksi Trafo PT. Kalla Electrical System Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Nurul Pratiwi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">NURUL Pratiwi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2019</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xi, 44 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel, gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20,5x29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2019)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</subfield>
      <subfield code="c">2019</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2019 TA-TIA 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2019 TA-TIA 818 NUR p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2019</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">220924################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">PT. Kalla Electrical System (Kalla Trafo) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang Pembuatan trafo. Banyaknya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama membuat perusahaan ini harus mampu meningkatkan kinerjanya untuk bersaing. Oleh karena itu dalam mengantisipasi hal-hal apa saja yang dapat terjadi dalam proses produksinya, sebaiknya ada penanganan yang dilakukan agar tidak merugikan perusahaan. Hal yang biasa terjadi dalam suatu lini produksi yaitu adanya Lead Time (waktu menunggu) yang dapat menyebabkan adanya suatu bottleneck (penumpukan) yang dapat menghambat kelancaran suatu produksi. Oleh karena itu, dalam menanggulangi hal tersebut perlu adanya penerapan Line Balancing dimana berguna untuk menyeimbangkan lintasan di lantai produksi sehingga tidak terjadi bottleneck atau penumpukan operasi di suatu stasiun kerja, sehingga memberikan setiap stasiun kerja tugas yang sama nilainya berdasarkan waktu kerja serta menghindari adanya operator yang menganggur. Dalam penerapan Line Balancing, tentu perlu adanya metode yang digunakan yaitu metode heuristik dimana terdapat 2 metode yaitu metode Rangked Positional Weights (RPW) dan metode Region Approach (RA). Rangked Positional Weights (RPW) yaitu bobot posisi untuk setiap elemen pekerjaannya dari suatu operasi dengan memperhatikan precedence diagram. Sedangkan Region Approach (RA) yaitu penentuan kegiatan pendahulu dengan memperhatikan precedence diagram. Jika dibandingkan antara metode Rangked Positional Weights (RPW) dan metode Region Approach (RA) yang lebih akurat pengerjaannya adalah metode Rangked Positional Weights (RPW) karena pengerjaannya berdasarkan bobot yang digunakan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">25/TA TIA 2019</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
