Detail Katalog

ID: 986
Cover Identifikasi Tingkat Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Departemen Produksi Dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) di PT. Bogatama Marinusa Makassar :  Tugas Akhir / Andi Fadilah

Identifikasi Tingkat Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Departemen Produksi Dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) di PT. Bogatama Marinusa Makassar : Tugas Akhir / Andi Fadilah

Edisi: 2019

Pengarang:
FADILAH, Andi
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2019
Subjek
Tugas Akhir TIA 2019
Deskripsi Fisik:
xi, 66 halaman : Tabel, gambar ; 20x28,5 cm
Nomor Panggil:
(R)2019 TA-TIA 818 FAD i
Control Number:
INLIS000000000000966
BIB ID:
0010-1221000189
Catatan
PT Bogatama Marinusa merupakan industri yang bergerak di bidang pengolahan udang vannamei (Litopenaeus Vannamei) menjadi produk udang mentah beku (Frozen Raw Shrimp). Faktor manusia masih sangat mempengaruhi tingkat produktivitas suatu sistem produksi, produktivitas tenaga kerja dapat dipengaruhi oleh kondisi dari stasiun kerja tempat operator tersebut melakukan aktivitas kerjanya. Di dalam aktivitas produksi terdapat interaksi berupa kesesuaian antara tenaga kerja (operator) dengan fasilitas produksi (mesin) yang digunakan. Hampir seluruh aktivitas dalam proses produksinya menggunakan tenaga manusia dalam manual material handling (MMH) seperti mengangkat, menurunkan, mendorong, menarik, menahan, dan membawa suatu objek dengan postur kerja berdiri dan menunduk dalam jangka waktu yang lama sehingga berisiko menimbulkan Musculoskeletas Disorders (MSDs). Maka dari itu, perlu diidentifikasi tingkat risiko musculoskeletal disorders pada 9 stasiun kerja departemen produksi dengan menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC). Metode ini digunakan untuk mengetahui risiko cidera pada otot rangka/sistem musculoskeletal yang menitikberatkan pada tubuh bagian atas yakni punggung, bahu/lengan, pergelangan tangan dan leher.
Berdasarkan dari hasil penelitian, diketahui terdapat beberapa stasiun kerja yang teridentifikasi berisiko terjadinya gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja. Stasiun kerja tersebut yakni Value Added Product (VAP) dengan rekomendasi dilakukan investigasi dan perubahan secepatnya, serta Chilling Room, Finishing Product, dan Stamp dengan rekomendasi perlu dilakukan investigasi lebih lanjut dan dilakukan perubahan. Sehingga perlu dilakukan perbaikan postur kerja secepatnya pada departemen produksi terutama pada stasiun kerja Value Added Product (VAP).
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T198310004 (R)2019 TA-TIA 818 FAD i Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000000966 1
005 _ _ 20220924052457 2
035 # # $a 0010-1221000189 3
245 1 # $a Identifikasi Tingkat Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Departemen Produksi Dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) di PT. Bogatama Marinusa Makassar : $b Tugas Akhir /$c Andi Fadilah 4
100 1 # $a FADILAH, Andi 5
250 # # $a 2019 6
300 # # $a xi, 66 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20x28,5 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2019) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2019 9
082 # # $a (R)2019 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2019 TA-TIA 818 FAD i 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2019 12
008 _ _ 220924################|##########|#|## 13
520 # # $a PT Bogatama Marinusa merupakan industri yang bergerak di bidang pengolahan udang vannamei (Litopenaeus Vannamei) menjadi produk udang mentah beku (Frozen Raw Shrimp). Faktor manusia masih sangat mempengaruhi tingkat produktivitas suatu sistem produksi, produktivitas tenaga kerja dapat dipengaruhi oleh kondisi dari stasiun kerja tempat operator tersebut melakukan aktivitas kerjanya. Di dalam aktivitas produksi terdapat interaksi berupa kesesuaian antara tenaga kerja (operator) dengan fasilitas produksi (mesin) yang digunakan. Hampir seluruh aktivitas dalam proses produksinya menggunakan tenaga manusia dalam manual material handling (MMH) seperti mengangkat, menurunkan, mendorong, menarik, menahan, dan membawa suatu objek dengan postur kerja berdiri dan menunduk dalam jangka waktu yang lama sehingga berisiko menimbulkan Musculoskeletas Disorders (MSDs). Maka dari itu, perlu diidentifikasi tingkat risiko musculoskeletal disorders pada 9 stasiun kerja departemen produksi dengan menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC). Metode ini digunakan untuk mengetahui risiko cidera pada otot rangka/sistem musculoskeletal yang menitikberatkan pada tubuh bagian atas yakni punggung, bahu/lengan, pergelangan tangan dan leher. Berdasarkan dari hasil penelitian, diketahui terdapat beberapa stasiun kerja yang teridentifikasi berisiko terjadinya gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja. Stasiun kerja tersebut yakni Value Added Product (VAP) dengan rekomendasi dilakukan investigasi dan perubahan secepatnya, serta Chilling Room, Finishing Product, dan Stamp dengan rekomendasi perlu dilakukan investigasi lebih lanjut dan dilakukan perubahan. Sehingga perlu dilakukan perbaikan postur kerja secepatnya pada departemen produksi terutama pada stasiun kerja Value Added Product (VAP). 14
990 # # $a 04/TA TIA 2019 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 13 Dec 2021
Export