=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000966 =005 20220924052457 =035 ##$$a 0010-1221000189 =245 1#$$a Identifikasi Tingkat Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Departemen Produksi Dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) di PT. Bogatama Marinusa Makassar : $b Tugas Akhir /$c Andi Fadilah =100 1#$$a FADILAH, Andi =250 ##$$a 2019 =300 ##$$a xi, 66 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20x28,5 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2019) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2019 =082 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 FAD i =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2019 =008 220924################|##########|#|## =520 ##$$a PT Bogatama Marinusa merupakan industri yang bergerak di bidang pengolahan udang vannamei (Litopenaeus Vannamei) menjadi produk udang mentah beku (Frozen Raw Shrimp). Faktor manusia masih sangat mempengaruhi tingkat produktivitas suatu sistem produksi, produktivitas tenaga kerja dapat dipengaruhi oleh kondisi dari stasiun kerja tempat operator tersebut melakukan aktivitas kerjanya. Di dalam aktivitas produksi terdapat interaksi berupa kesesuaian antara tenaga kerja (operator) dengan fasilitas produksi (mesin) yang digunakan. Hampir seluruh aktivitas dalam proses produksinya menggunakan tenaga manusia dalam manual material handling (MMH) seperti mengangkat, menurunkan, mendorong, menarik, menahan, dan membawa suatu objek dengan postur kerja berdiri dan menunduk dalam jangka waktu yang lama sehingga berisiko menimbulkan Musculoskeletas Disorders (MSDs). Maka dari itu, perlu diidentifikasi tingkat risiko musculoskeletal disorders pada 9 stasiun kerja departemen produksi dengan menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC). Metode ini digunakan untuk mengetahui risiko cidera pada otot rangka/sistem musculoskeletal yang menitikberatkan pada tubuh bagian atas yakni punggung, bahu/lengan, pergelangan tangan dan leher. Berdasarkan dari hasil penelitian, diketahui terdapat beberapa stasiun kerja yang teridentifikasi berisiko terjadinya gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja. Stasiun kerja tersebut yakni Value Added Product (VAP) dengan rekomendasi dilakukan investigasi dan perubahan secepatnya, serta Chilling Room, Finishing Product, dan Stamp dengan rekomendasi perlu dilakukan investigasi lebih lanjut dan dilakukan perubahan. Sehingga perlu dilakukan perbaikan postur kerja secepatnya pada departemen produksi terutama pada stasiun kerja Value Added Product (VAP). =990 ##$$a 04/TA TIA 2019