Detail Katalog

ID: 940
Cover Analisis Postur Kerja Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja di Gudang Karung PT. Makassar Tene Makassar :  Tugas Akhir / Ilmi Rasmi Aulia

Analisis Postur Kerja Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja di Gudang Karung PT. Makassar Tene Makassar : Tugas Akhir / Ilmi Rasmi Aulia

Edisi: 2019

Pengarang:
ILMI Rasmi Aulia
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2019
Subjek
Tugas Akhir TIA 2019
Deskripsi Fisik:
xvii, 97 halaman : Tabel, gambar ; 20x29 cm
Nomor Panggil:
(R)2019 TA-TIA 818 ILM a
Control Number:
INLIS000000000000925
BIB ID:
0010-1221000148
Catatan
PT Makassar Tene merupakan pabrik yang memproduksi gula rafinasi dari bahan baku raw sugar. Seluruh proses produksinya dijalankan secara otomatis. Namun dalam kegiatan penyortiran bahan pembantu seperti karung masih dilakukan secara manual. Proses penyortiran karung pada PT Makassar Tene menggunakan tenaga kerja wanita yang berusia diatas 40 tahun. Kondisi sikap kerja yang dilakukan oleh beberapa pekerja wanita tersebut saat ini masih banyak yang tidak ergonomis. Sikap kerja tersebut yaitu duduk, berdiri, bungkuk dan mengangkat beban lebih dari maksimal beban yang ditoleransi oleh tubuh wanita yaitu 10 kg jika dilakukan secara terus menerus. Keluhan rasa sakit sudah dirasakan oleh para pekerja akibat postur kerja yang tidak sesuai, berupa rasa sakit pada pinggul, pinggang, lutut, bahu serta lengan atas. Dari permasalahan yang ada perlu dievaluasi terhadap faktor fisik pada kegiatan penyortiran karung dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis postur kerja secara keseluruhan. Metode yang digunakan yaitu OWAS dan REBA. Kedua metode ini mampu mendefinisikan pergerakan seluruh bagian tubuh pekerja sehingga dapat memberi perbaikan pergerakan tubuh secara keseluruhan. Maka dari itu, pada penelitian ini dilakukan observasi untuk mengetahui tingkat risiko yang diakibatkan oleh postur kerja saat melakukan aktivitas penyortiran karung dengan membandingkan metode OWAS dan REBA pada pekerja wanita PT Makassar Tene. Berdasarkan dari hasil penelitian, diketahui terdapat beberapa aktivitas penyortiran karung yang teridentifikasi berisiko terjadinya gangguan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja. Kegiatan tersebut yaitu proses mengangkat karung ke pallet dengan tingkat risiko dari sedikit berbahaya hingga sangat berbahaya pada metode OWAS dan dari sedang hingga tinggi pada metode REBA. Serta proses menyusun karung dengan tingkat risiko sangat berbahaya pada metode OWAS dan sedang hingga tinggi pada metode REBA. Sehingga diperlukan adanya perbaikan postur tubuh pekerja secepatnya/saat ini terutama pada kegiatan mengangkat dan menyusun karung.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T198310002 (R)2019 TA-TIA 818 ILM a Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000000925 1
005 _ _ 20220523022739 2
035 # # $a 0010-1221000148 3
245 1 # $a Analisis Postur Kerja Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja di Gudang Karung PT. Makassar Tene Makassar : $b Tugas Akhir /$c Ilmi Rasmi Aulia 4
100 1 # $a ILMI Rasmi Aulia 5
250 # # $a 2019 6
300 # # $a xvii, 97 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20x29 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2019) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2019 9
082 # # $a (R)2019 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2019 TA-TIA 818 ILM a 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2019 12
008 _ _ 220523################|##########|#|## 13
520 # # $a PT Makassar Tene merupakan pabrik yang memproduksi gula rafinasi dari bahan baku raw sugar. Seluruh proses produksinya dijalankan secara otomatis. Namun dalam kegiatan penyortiran bahan pembantu seperti karung masih dilakukan secara manual. Proses penyortiran karung pada PT Makassar Tene menggunakan tenaga kerja wanita yang berusia diatas 40 tahun. Kondisi sikap kerja yang dilakukan oleh beberapa pekerja wanita tersebut saat ini masih banyak yang tidak ergonomis. Sikap kerja tersebut yaitu duduk, berdiri, bungkuk dan mengangkat beban lebih dari maksimal beban yang ditoleransi oleh tubuh wanita yaitu 10 kg jika dilakukan secara terus menerus. Keluhan rasa sakit sudah dirasakan oleh para pekerja akibat postur kerja yang tidak sesuai, berupa rasa sakit pada pinggul, pinggang, lutut, bahu serta lengan atas. Dari permasalahan yang ada perlu dievaluasi terhadap faktor fisik pada kegiatan penyortiran karung dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis postur kerja secara keseluruhan. Metode yang digunakan yaitu OWAS dan REBA. Kedua metode ini mampu mendefinisikan pergerakan seluruh bagian tubuh pekerja sehingga dapat memberi perbaikan pergerakan tubuh secara keseluruhan. Maka dari itu, pada penelitian ini dilakukan observasi untuk mengetahui tingkat risiko yang diakibatkan oleh postur kerja saat melakukan aktivitas penyortiran karung dengan membandingkan metode OWAS dan REBA pada pekerja wanita PT Makassar Tene. Berdasarkan dari hasil penelitian, diketahui terdapat beberapa aktivitas penyortiran karung yang teridentifikasi berisiko terjadinya gangguan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja. Kegiatan tersebut yaitu proses mengangkat karung ke pallet dengan tingkat risiko dari sedikit berbahaya hingga sangat berbahaya pada metode OWAS dan dari sedang hingga tinggi pada metode REBA. Serta proses menyusun karung dengan tingkat risiko sangat berbahaya pada metode OWAS dan sedang hingga tinggi pada metode REBA. Sehingga diperlukan adanya perbaikan postur tubuh pekerja secepatnya/saat ini terutama pada kegiatan mengangkat dan menyusun karung. 14
990 # # $a 02/TA TIA 2019 17
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name