Detail Katalog

ID: 1358
Cover Analisis Tingkat Kerusakan Produk Precision Part dengan Menggunakan Diagram Pareto dan Fishbone pada Aftech Rand Perkasa Cikarang :  Tugas Akhir / Asmar A'Buraera (TM145604)

Analisis Tingkat Kerusakan Produk Precision Part dengan Menggunakan Diagram Pareto dan Fishbone pada Aftech Rand Perkasa Cikarang : Tugas Akhir / Asmar A'Buraera (TM145604)

Edisi: 2017

Pengarang:
ABURAERA, Asmar
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik & Manajemen Industri,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2017
Subjek
Tugas Akhir T&MI 2017
Deskripsi Fisik:
xi, 36 halaman : Tabel, gambar ; 20,5x28 cm
Nomor Panggil:
(R)2017 TA-T&MI 818 ABU a
Control Number:
INLIS000000000001308
BIB ID:
0010-1221000531
Catatan
PT. Aftech Rand Perkasa merupakan salah satu perusahaan di Cikarang yang bergerak di bidang Design and manufacturing of tooling and precision part dengan hasil produk yang berkualitas tinggi khususnya dalam memproduksi alat-alat mekanik dan sejenisnya. Hasil produksi PT Aftech Rand Perkasa sudah dipercaya di perusahaan-perusahaan besar seperti Yamaha, Panasonic, Exedy dan lain-lain. Oleh karena itu perusahaan harus melihat serta menjaga agar kualitas produk yang dihasilkan terjamin. Pengendalian kualitas pada perusahaan sangatlah diperlukan. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui beberapa kerusakan yang terjadi. Pada penelitian ini menggunakan dua metode pengendalian kualitas statistic yaitu diagram pareto dan metode fishbone, dengan melihat tabel dan grafik untuk mengetahui besar kerusakan serta faktor penyebabnya. Hasil analisa diagram pareto diketahui bahwa untuk jenis kerusakan pertama yaitu produk tidak center memiliki tingkat persentase sebanyak 17% dengan jumlah produk yang rusak sebanyak 18 pcs dari total jumlah kerusakan sebanyak 106 pcs. Jenis kerusakan kedua yaitu ukuran tap/gambar salah dengan persentase 35,8% atau jumlah produk yang rusak sebanyak 38 pcs dari total jumlah kerusakan sebanyak 106 pcs. Untuk jenis kerusakan yang ketiga adalah dimensi tidak sesuai memiliki tingkat persentase yang tertinggi sebesar 47,2% atau jumlah produk yang rusak sebanyak 50 pcs dari total jumlah kerusakan sebanyak 106 pcs. Selanjutnya, hasil yang telah didapatkan lalu dianalisis kembali menggunakan diagram sebab-akibat. Faktor yang mempengaruhi dan menjadi penyebab kerusakan yaitu operator karena kurangnya komunikasi yang dilakukan operator pada saat terdapat ukuran gambar yang tidak jelas terbaca. Kelengkapan dari peralatan pendukung (tools) yang dipakai untuk menjalankan mesin belum tersedia, bahan baku yang belum ataupun sudah diproses machining belum dibersihkan dari kotoran (scrap), Metode sudah sesuai dengan standar atau SOP yang berlaku.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T178310206 (R)2017 TA-T&MI 818 ABU a Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001308 1
005 _ _ 20240711110023 2
035 # # $a 0010-1221000531 3
245 1 # $a Analisis Tingkat Kerusakan Produk Precision Part dengan Menggunakan Diagram Pareto dan Fishbone pada Aftech Rand Perkasa Cikarang : $b Tugas Akhir /$c Asmar A'Buraera (TM145604) 4
100 1 # $a ABURAERA, Asmar 5
250 # # $a 2017 6
300 # # $a xi, 36 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20,5x28 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA T&MI 2017) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik & Manajemen Industri,$c 2017 9
082 # # $a (R)2017 TA-T&MI 818 10
084 # # $a (R)2017 TA-T&MI 818 ABU a 11
650 # 4 $a Tugas Akhir T&MI 2017 12
008 _ _ 240711################|##########|#|## 13
520 # # $a PT. Aftech Rand Perkasa merupakan salah satu perusahaan di Cikarang yang bergerak di bidang Design and manufacturing of tooling and precision part dengan hasil produk yang berkualitas tinggi khususnya dalam memproduksi alat-alat mekanik dan sejenisnya. Hasil produksi PT Aftech Rand Perkasa sudah dipercaya di perusahaan-perusahaan besar seperti Yamaha, Panasonic, Exedy dan lain-lain. Oleh karena itu perusahaan harus melihat serta menjaga agar kualitas produk yang dihasilkan terjamin. Pengendalian kualitas pada perusahaan sangatlah diperlukan. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui beberapa kerusakan yang terjadi. Pada penelitian ini menggunakan dua metode pengendalian kualitas statistic yaitu diagram pareto dan metode fishbone, dengan melihat tabel dan grafik untuk mengetahui besar kerusakan serta faktor penyebabnya. Hasil analisa diagram pareto diketahui bahwa untuk jenis kerusakan pertama yaitu produk tidak center memiliki tingkat persentase sebanyak 17% dengan jumlah produk yang rusak sebanyak 18 pcs dari total jumlah kerusakan sebanyak 106 pcs. Jenis kerusakan kedua yaitu ukuran tap/gambar salah dengan persentase 35,8% atau jumlah produk yang rusak sebanyak 38 pcs dari total jumlah kerusakan sebanyak 106 pcs. Untuk jenis kerusakan yang ketiga adalah dimensi tidak sesuai memiliki tingkat persentase yang tertinggi sebesar 47,2% atau jumlah produk yang rusak sebanyak 50 pcs dari total jumlah kerusakan sebanyak 106 pcs. Selanjutnya, hasil yang telah didapatkan lalu dianalisis kembali menggunakan diagram sebab-akibat. Faktor yang mempengaruhi dan menjadi penyebab kerusakan yaitu operator karena kurangnya komunikasi yang dilakukan operator pada saat terdapat ukuran gambar yang tidak jelas terbaca. Kelengkapan dari peralatan pendukung (tools) yang dipakai untuk menjalankan mesin belum tersedia, bahan baku yang belum ataupun sudah diproses machining belum dibersihkan dari kotoran (scrap), Metode sudah sesuai dengan standar atau SOP yang berlaku. 14
990 # # $a 206/TA T&MI 2017 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name