Detail Katalog
ID: 12992Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Budidaya, Pengolahan Dan Pemasaran Cokelat / Tumpal H.S. Siregar
Edisi: Edisi 1, Cetakan 11
Pengarang:
SIREGAR, Tumpal H.S. ; Slamet Riyadi ; Laeli Nuraeni
SIREGAR, Tumpal H.S. ; Slamet Riyadi ; Laeli Nuraeni
Penerbit:
Penebar Swadaya,
Penebar Swadaya,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2000
2000
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Perkebunan Cokelat
Deskripsi Fisik:
ix., 157 Halaman : gambar; tabel ; 14,5 x 20,5 Cm Biblografi; Biografi
ix., 157 Halaman : gambar; tabel ; 14,5 x 20,5 Cm Biblografi; Biografi
ISBN:
979-8031-92-6
979-8031-92-6
Nomor Panggil:
633.7 SIR b
633.7 SIR b
Control Number:
INLIS000000000012606
INLIS000000000012606
BIB ID:
0010-0824000116
0010-0824000116
Catatan
Tanaman kakao (Theobroma cacao) merupakan salah satu tanaman penting dalam industri cokelat. Tanaman ini memiliki sejarah panjang dan asal usul yang menarik. Kakao berasal dari Amerika Selatan, khususnya daerah hutan hujan di wilayah Amazon. Para ahli percaya bahwa suku Maya dan Aztec merupakan dua budaya kuno yang pertama kali mengenal dan mengolah kakao.
Budidaya tanaman kakao merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan perhatian yang ekstra. Tanaman ini membutuhkan suhu dan kelembaban yang tepat serta kondisi tanah yang subur. Selain itu, bagi petani yang ingin mengembangkan industri cokelat lokal, mereka juga harus memperhatikan faktor keberlanjutan dan kesejahteraan petani.
Setelah panen, biji kakao harus melalui beberapa tahap pengolahan sebelum dijadikan cokelat yang siap konsumsi. Proses pengolahan ini meliputi fermentasi, pengeringan, pemanggangan, penggilingan, dan tempering. Setiap tahap pengolahan memiliki peran penting untuk menghasilkan cokelat berkualitas tinggi.
Dalam upaya mengembangkan industri cokelat lokal, beberapa inovasi telah dilakukan. Salah satunya adalah penggunaan varietas unggul tanaman kakao yang lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Selain itu, penggunaan teknologi modern dalam proses pengolahan juga dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.
Meskipun pasar cokelat didominasi oleh produk impor, potensi pasar cokelat lokal tidak boleh diabaikan. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya produk lokal dan keinginan konsumen untuk mendukung industri dalam negeri, peluang bagi industri cokelat lokal semakin terbuka lebar.
Budidaya tanaman kakao merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan perhatian yang ekstra. Tanaman ini membutuhkan suhu dan kelembaban yang tepat serta kondisi tanah yang subur. Selain itu, bagi petani yang ingin mengembangkan industri cokelat lokal, mereka juga harus memperhatikan faktor keberlanjutan dan kesejahteraan petani.
Setelah panen, biji kakao harus melalui beberapa tahap pengolahan sebelum dijadikan cokelat yang siap konsumsi. Proses pengolahan ini meliputi fermentasi, pengeringan, pemanggangan, penggilingan, dan tempering. Setiap tahap pengolahan memiliki peran penting untuk menghasilkan cokelat berkualitas tinggi.
Dalam upaya mengembangkan industri cokelat lokal, beberapa inovasi telah dilakukan. Salah satunya adalah penggunaan varietas unggul tanaman kakao yang lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Selain itu, penggunaan teknologi modern dalam proses pengolahan juga dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.
Meskipun pasar cokelat didominasi oleh produk impor, potensi pasar cokelat lokal tidak boleh diabaikan. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya produk lokal dan keinginan konsumen untuk mendukung industri dalam negeri, peluang bagi industri cokelat lokal semakin terbuka lebar.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 18 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000012606 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20240806110846 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0824000116 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
240806################g##########0#ind## | 5 |
| 020 | # |
# |
$a 979-8031-92-6 | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 633.7 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 633.7 SIR b | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a SIREGAR, Tumpal H.S. | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Budidaya, Pengolahan Dan Pemasaran Cokelat /$c Tumpal H.S. Siregar | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Edisi 1, Cetakan 11 | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Penebar Swadaya,$c 2000 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a ix., 157 Halaman : $b gambar; tabel ; $c 14,5 x 20,5 Cm$e Biblografi; Biografi | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Perkebunan Cokelat | 14 |
| 700 | _ |
# |
$a Slamet Riyadi | 15 |
| 700 | _ |
# |
$a Laeli Nuraeni | 16 |
| 520 | # |
# |
$a Tanaman kakao (Theobroma cacao) merupakan salah satu tanaman penting dalam industri cokelat. Tanaman ini memiliki sejarah panjang dan asal usul yang menarik. Kakao berasal dari Amerika Selatan, khususnya daerah hutan hujan di wilayah Amazon. Para ahli percaya bahwa suku Maya dan Aztec merupakan dua budaya kuno yang pertama kali mengenal dan mengolah kakao. Budidaya tanaman kakao merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan perhatian yang ekstra. Tanaman ini membutuhkan suhu dan kelembaban yang tepat serta kondisi tanah yang subur. Selain itu, bagi petani yang ingin mengembangkan industri cokelat lokal, mereka juga harus memperhatikan faktor keberlanjutan dan kesejahteraan petani. Setelah panen, biji kakao harus melalui beberapa tahap pengolahan sebelum dijadikan cokelat yang siap konsumsi. Proses pengolahan ini meliputi fermentasi, pengeringan, pemanggangan, penggilingan, dan tempering. Setiap tahap pengolahan memiliki peran penting untuk menghasilkan cokelat berkualitas tinggi. Dalam upaya mengembangkan industri cokelat lokal, beberapa inovasi telah dilakukan. Salah satunya adalah penggunaan varietas unggul tanaman kakao yang lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Selain itu, penggunaan teknologi modern dalam proses pengolahan juga dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi. Meskipun pasar cokelat didominasi oleh produk impor, potensi pasar cokelat lokal tidak boleh diabaikan. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya produk lokal dan keinginan konsumen untuk mendukung industri dalam negeri, peluang bagi industri cokelat lokal semakin terbuka lebar. | 17 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak 8) | 18 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Aug 2024