Detail Katalog

ID: 1150
Cover Penentuan Interval Perawatan Mesin Packing Semen Dengan Metode RCM (Reliability Centered Maintenance) Pada PT. Semen Tonasa :  Tugas Akhir / Shakila Farisa

Penentuan Interval Perawatan Mesin Packing Semen Dengan Metode RCM (Reliability Centered Maintenance) Pada PT. Semen Tonasa : Tugas Akhir / Shakila Farisa

Edisi: 2020

Pengarang:
SHAKILA Farisa
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xi, 63 halaman : Tabel; gambar ; 21x28,3 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 SHA p
Control Number:
INLIS000000000001120
BIB ID:
0010-1221000343
Catatan
PT. Semen Tonasa merupakan perusahaan industri yang memproduksi semen. Permasalahan yang timbul di perusahaan tersebut khususnya terkait dengan kerusakan mesin produksi semen atau dengan kata lain nail making machine, hal tersebut dapat mengakibatkan jam berhenti (downtime) dan delay pada proses produksi yang mengakibatkan kinerja mesin terutama pada mesin packing yang menjadi kurang efektif dan efisien. Efektivitas dalam proses produksi perlu didukung adanya manajemen perawatan dan pemeliharaan pada mesin untuk itu diperlukan langkah-langkah yang efektif dalam pemeliharaan mesin untuk dapat menanggulangi dan mencegah masalah tersebut. Maka dilakukan pengolahan dengan metode FMEA ( Fairule Mode and Effect Analisis ) untuk mengetahui dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan. Kemudian menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM ) untuk menentukan apa yang harus dilakukan untuk menjamin bahwa beberapa asset fisik dapat berjalan secara kontinyu. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode FMEA maka diketahui nilai total RPN yang tertinggi terdapat pada tiga komponen yaitu bealt dengan nilai RPN sebesar 345, breaker sebesar 210, dan bearing sebesar 150. Dari ketiga komponen tersebut akan dilakukan tindakan perawatan menggunakan menggunakan metode RCM yaitu penanganan yang dilakukan pada komponen bealt dilakukan penggantian komponen dengan interval perawatan yaitu 1418 jam. Pada komponen breaker dilakukan penggantian komponen dengan interval perwatan yaitu 118 jam. Pada komponen bearing dilakukan pemeriksaan komponen dengan interval perawatan yaitu 690 jam.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T208310236 (R)2020 TA-TIA 818 SHA p Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001120 1
005 _ _ 20220412023532 2
035 # # $a 0010-1221000343 3
245 1 # $a Penentuan Interval Perawatan Mesin Packing Semen Dengan Metode RCM (Reliability Centered Maintenance) Pada PT. Semen Tonasa : $b Tugas Akhir /$c Shakila Farisa 4
100 _ # $a SHAKILA Farisa 5
250 # # $a 2020 6
300 # # $a xi, 63 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 21x28,3 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2020) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 9
082 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 SHA p 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2020 12
008 _ _ 220412################|##########|#|## 13
520 # # $a PT. Semen Tonasa merupakan perusahaan industri yang memproduksi semen. Permasalahan yang timbul di perusahaan tersebut khususnya terkait dengan kerusakan mesin produksi semen atau dengan kata lain nail making machine, hal tersebut dapat mengakibatkan jam berhenti (downtime) dan delay pada proses produksi yang mengakibatkan kinerja mesin terutama pada mesin packing yang menjadi kurang efektif dan efisien. Efektivitas dalam proses produksi perlu didukung adanya manajemen perawatan dan pemeliharaan pada mesin untuk itu diperlukan langkah-langkah yang efektif dalam pemeliharaan mesin untuk dapat menanggulangi dan mencegah masalah tersebut. Maka dilakukan pengolahan dengan metode FMEA ( Fairule Mode and Effect Analisis ) untuk mengetahui dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan. Kemudian menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM ) untuk menentukan apa yang harus dilakukan untuk menjamin bahwa beberapa asset fisik dapat berjalan secara kontinyu. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode FMEA maka diketahui nilai total RPN yang tertinggi terdapat pada tiga komponen yaitu bealt dengan nilai RPN sebesar 345, breaker sebesar 210, dan bearing sebesar 150. Dari ketiga komponen tersebut akan dilakukan tindakan perawatan menggunakan menggunakan metode RCM yaitu penanganan yang dilakukan pada komponen bealt dilakukan penggantian komponen dengan interval perawatan yaitu 1418 jam. Pada komponen breaker dilakukan penggantian komponen dengan interval perwatan yaitu 118 jam. Pada komponen bearing dilakukan pemeriksaan komponen dengan interval perawatan yaitu 690 jam. 14
990 # # $a 236/TA TIA 2020 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name