<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000001120</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220412023532</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1221000343</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Penentuan Interval Perawatan Mesin Packing Semen Dengan Metode RCM (Reliability Centered Maintenance) Pada PT. Semen Tonasa :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Shakila Farisa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">SHAKILA Farisa</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xi, 63 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel; gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">21x28,3 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2020)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</subfield>
      <subfield code="c">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818 SHA p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2020</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">220412################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">PT. Semen Tonasa merupakan perusahaan industri yang memproduksi semen. Permasalahan yang timbul di perusahaan tersebut khususnya terkait dengan kerusakan mesin produksi semen atau dengan kata lain nail making machine, hal tersebut dapat mengakibatkan jam berhenti (downtime) dan delay pada proses produksi yang mengakibatkan kinerja mesin terutama pada mesin packing yang menjadi kurang efektif dan efisien. Efektivitas dalam proses produksi perlu didukung adanya manajemen perawatan dan pemeliharaan pada mesin untuk itu diperlukan langkah-langkah yang efektif dalam pemeliharaan mesin untuk dapat menanggulangi dan mencegah masalah tersebut. Maka dilakukan pengolahan dengan metode FMEA ( Fairule Mode and Effect Analisis ) untuk mengetahui dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan. Kemudian menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM ) untuk menentukan apa yang harus dilakukan untuk menjamin bahwa beberapa asset fisik dapat berjalan secara kontinyu. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode FMEA maka diketahui nilai total RPN yang tertinggi terdapat pada tiga komponen yaitu bealt dengan nilai RPN sebesar 345, breaker sebesar 210, dan bearing sebesar 150. Dari ketiga komponen tersebut akan dilakukan tindakan perawatan menggunakan menggunakan metode RCM yaitu penanganan yang dilakukan pada komponen bealt dilakukan penggantian komponen dengan interval perawatan yaitu 1418 jam. Pada komponen breaker dilakukan penggantian komponen dengan interval perwatan yaitu 118 jam. Pada komponen bearing dilakukan pemeriksaan komponen dengan interval perawatan yaitu 690 jam.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">236/TA TIA 2020</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
