Detail Katalog

ID: 1133
Cover Perancangan Pembuatan Alat Sortir Kelapa Muda Yang Ergonomis Untuk Meningkatkan Produktivitas Pengusaha Kelapa Muda (Studi Kasus Pada Pengusaha Kelapa Muda Di Kecamatan Tallo, Kota Makassar) :  Tugas Akhir / Sulung Rohmatullah

Perancangan Pembuatan Alat Sortir Kelapa Muda Yang Ergonomis Untuk Meningkatkan Produktivitas Pengusaha Kelapa Muda (Studi Kasus Pada Pengusaha Kelapa Muda Di Kecamatan Tallo, Kota Makassar) : Tugas Akhir / Sulung Rohmatullah

Edisi: 2020

Pengarang:
ROHMATULLAH, Sulung
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xi, 102 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,3 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 ROH p
Control Number:
INLIS000000000001104
BIB ID:
0010-1221000327
Catatan
Buah kelapa muda merupakan salah satu produk hasil perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi. Air kelapa mengandung bermacam-macam vitamin, mineral dan gula sehingga dapat dikategorikan sebagai minuman ringan yang bergizi. Pemanfaatan buah kelapa muda harus diikuti dengan penanganan setelah panen, seperti pengawetan, pengemasan dan penyimpanan karena buah mudah rusak. Dalam pengolahan buah kelapa muda, banyak ditemui keluhan dari pekerja, hal ini disebabkan karena dalam mensortasi buah kelapa melakukan gerakan berulang sehingga dapat memicu resiko musculoskeletal disorders (MsDs). Dari permasalahan tersebut penulis melakukan perancangan dan pembuatan alat sortasi kelapa muda dengan sistem sensor warna yang bertujuan untuk memilih kelapa muda secara tepat, meningkatkan kepuasan konsumen, meningkatkan efisiensi baik dari segi waktu proses, tenaga, jumlah produksi serta mengurangi resiko cidera yang dialami pekerja. Metode yang digunakan yaitu Quick Exposure Check (QEC) untuk menilai resiko kerja terkait gangguan otot. Hasil penelitian menunjukkan nilai exposure score tertinggi pada bagian leher atas dan lengan atas kanan dengan persentasi exposure level berada pada range 51%-60%, nilai ini berarti perlu penelitian lanjutan dan dilakukan perubahan. Perbandingan tingkat efisiensi saat menggunakan alat dan secara manual yaitu 88% dan 79% dimana penggunaan alat lebih efisien disbanding secara manual.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T208310061 (R)2020 TA-TIA 818 ROH p Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001104 1
005 _ _ 20220526125119 2
035 # # $a 0010-1221000327 3
245 1 # $a Perancangan Pembuatan Alat Sortir Kelapa Muda Yang Ergonomis Untuk Meningkatkan Produktivitas Pengusaha Kelapa Muda (Studi Kasus Pada Pengusaha Kelapa Muda Di Kecamatan Tallo, Kota Makassar) : $b Tugas Akhir /$c Sulung Rohmatullah 4
100 1 # $a ROHMATULLAH, Sulung 5
250 # # $a 2020 6
300 # # $a xi, 102 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,3 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2020) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 9
082 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 ROH p 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2020 12
008 _ _ 220526################|##########|#|## 13
520 # # $a Buah kelapa muda merupakan salah satu produk hasil perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi. Air kelapa mengandung bermacam-macam vitamin, mineral dan gula sehingga dapat dikategorikan sebagai minuman ringan yang bergizi. Pemanfaatan buah kelapa muda harus diikuti dengan penanganan setelah panen, seperti pengawetan, pengemasan dan penyimpanan karena buah mudah rusak. Dalam pengolahan buah kelapa muda, banyak ditemui keluhan dari pekerja, hal ini disebabkan karena dalam mensortasi buah kelapa melakukan gerakan berulang sehingga dapat memicu resiko musculoskeletal disorders (MsDs). Dari permasalahan tersebut penulis melakukan perancangan dan pembuatan alat sortasi kelapa muda dengan sistem sensor warna yang bertujuan untuk memilih kelapa muda secara tepat, meningkatkan kepuasan konsumen, meningkatkan efisiensi baik dari segi waktu proses, tenaga, jumlah produksi serta mengurangi resiko cidera yang dialami pekerja. Metode yang digunakan yaitu Quick Exposure Check (QEC) untuk menilai resiko kerja terkait gangguan otot. Hasil penelitian menunjukkan nilai exposure score tertinggi pada bagian leher atas dan lengan atas kanan dengan persentasi exposure level berada pada range 51%-60%, nilai ini berarti perlu penelitian lanjutan dan dilakukan perubahan. Perbandingan tingkat efisiensi saat menggunakan alat dan secara manual yaitu 88% dan 79% dimana penggunaan alat lebih efisien disbanding secara manual. 14
990 # # $a 61/TA TIA 2020 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name