Detail Katalog

ID: 1128
Cover Hubungan Antara Shift Kerja Dan Beban Kerja Mental Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Triteguh Manunggal Sejati Kabupaten Gowa :  Tugas Akhir / A. Risna Oqtaviana

Hubungan Antara Shift Kerja Dan Beban Kerja Mental Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Triteguh Manunggal Sejati Kabupaten Gowa : Tugas Akhir / A. Risna Oqtaviana

Edisi: 2020

Pengarang:
OQTAVIANA, A. Risna
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xiii, 100 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,1 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 OQT h
Control Number:
INLIS000000000001099
BIB ID:
0010-1221000322
Catatan
Suatu perusahaan yang baik haruslah memiliki sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Hal ini dapat terlihat dari kondisi kesehatan fisik dan psikis, pendidikan atau keahlian, beban kerja serta produktifitas dari pekerja itu sendiri. Faktor-faktor tersebut saling berkaitan erat dan saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Setiap pekerjaan akan memberikan beban kerja berupa kerja fisik maupun kerja psikis. PT.Triteguh Manunggalsejati merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri minuman ringan dalam kemasan cup dengan berbagai varian rasa. Perusahaan ini menetapkan 5 hari kerja, dengan 3 shift yaitu shift pagi mulai dari pukul 07.00 – 15.00, shift sore pukul 15.00 – 23.00 dan shift malam pukul 23.00 – 07.00. Salah satu tujuan pembagian shift kerja ini untuk mengatasi kelelahan dan perasaan jenuh atau bosan dari pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat hubungan dari faktor shift kerja, beban kerja terhadap produkivitas kerja karyawan pada departemen produksi khususnya bagian packing. Beban kerja yang diukur adalah beban kerja mental menggunakan metode NASA - TLX, aplikasi statistik IBM SPSS 21 dan analisis regresi sederhana. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan metode NASA – TLX diperoleh bahwa beban kerja mental karyawan bagian packing pada shift pagi, sore dan malam karyawan termasuk kategori sedang. Indikator yang paling tinggi pengaruhnya terhadap beban kerja mental keseluruhan shift adalah indikator Effort (EF) dengan total jumlah 3876 dan yang paling rendah adalah indikator Frustation level (FR) dengan total jumlah 857. Hasil analisis dari IBM SPSS Statistic23 menunjukkan menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara shift kerja dan beban kerja mental secara simultan terhadap produktivitas kerja atau tidak berkorelasi .
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T208310005 (R)2020 TA-TIA 818 OQT h Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001099 1
005 _ _ 20220411020530 2
035 # # $a 0010-1221000322 3
245 1 # $a Hubungan Antara Shift Kerja Dan Beban Kerja Mental Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Triteguh Manunggal Sejati Kabupaten Gowa : $b Tugas Akhir /$c A. Risna Oqtaviana 4
100 1 # $a OQTAVIANA, A. Risna 5
250 # # $a 2020 6
300 # # $a xiii, 100 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,1 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2020) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 9
082 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 OQT h 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2020 12
008 _ _ 220411################|##########|#|## 13
520 # # $a Suatu perusahaan yang baik haruslah memiliki sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Hal ini dapat terlihat dari kondisi kesehatan fisik dan psikis, pendidikan atau keahlian, beban kerja serta produktifitas dari pekerja itu sendiri. Faktor-faktor tersebut saling berkaitan erat dan saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Setiap pekerjaan akan memberikan beban kerja berupa kerja fisik maupun kerja psikis. PT.Triteguh Manunggalsejati merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri minuman ringan dalam kemasan cup dengan berbagai varian rasa. Perusahaan ini menetapkan 5 hari kerja, dengan 3 shift yaitu shift pagi mulai dari pukul 07.00 – 15.00, shift sore pukul 15.00 – 23.00 dan shift malam pukul 23.00 – 07.00. Salah satu tujuan pembagian shift kerja ini untuk mengatasi kelelahan dan perasaan jenuh atau bosan dari pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat hubungan dari faktor shift kerja, beban kerja terhadap produkivitas kerja karyawan pada departemen produksi khususnya bagian packing. Beban kerja yang diukur adalah beban kerja mental menggunakan metode NASA - TLX, aplikasi statistik IBM SPSS 21 dan analisis regresi sederhana. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan metode NASA – TLX diperoleh bahwa beban kerja mental karyawan bagian packing pada shift pagi, sore dan malam karyawan termasuk kategori sedang. Indikator yang paling tinggi pengaruhnya terhadap beban kerja mental keseluruhan shift adalah indikator Effort (EF) dengan total jumlah 3876 dan yang paling rendah adalah indikator Frustation level (FR) dengan total jumlah 857. Hasil analisis dari IBM SPSS Statistic23 menunjukkan menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara shift kerja dan beban kerja mental secara simultan terhadap produktivitas kerja atau tidak berkorelasi . 14
990 # # $a 05/TA TIA 2020 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 24 Dec 2021
Export