=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 05/TA TIA 2020 =001 INLIS000000000001099 =005 20220411020530 =035 ##$$a 0010-1221000322 =245 1#$$a Hubungan Antara Shift Kerja Dan Beban Kerja Mental Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Triteguh Manunggal Sejati Kabupaten Gowa : $b Tugas Akhir /$c A. Risna Oqtaviana =100 1#$$a OQTAVIANA, A. Risna =250 ##$$a 2020 =300 ##$$a xiii, 100 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,1 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2020) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 =082 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 OQT h =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2020 =008 220411################|##########|#|## =520 ##$$a Suatu perusahaan yang baik haruslah memiliki sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Hal ini dapat terlihat dari kondisi kesehatan fisik dan psikis, pendidikan atau keahlian, beban kerja serta produktifitas dari pekerja itu sendiri. Faktor-faktor tersebut saling berkaitan erat dan saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Setiap pekerjaan akan memberikan beban kerja berupa kerja fisik maupun kerja psikis. PT.Triteguh Manunggalsejati merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri minuman ringan dalam kemasan cup dengan berbagai varian rasa. Perusahaan ini menetapkan 5 hari kerja, dengan 3 shift yaitu shift pagi mulai dari pukul 07.00 – 15.00, shift sore pukul 15.00 – 23.00 dan shift malam pukul 23.00 – 07.00. Salah satu tujuan pembagian shift kerja ini untuk mengatasi kelelahan dan perasaan jenuh atau bosan dari pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat hubungan dari faktor shift kerja, beban kerja terhadap produkivitas kerja karyawan pada departemen produksi khususnya bagian packing. Beban kerja yang diukur adalah beban kerja mental menggunakan metode NASA - TLX, aplikasi statistik IBM SPSS 21 dan analisis regresi sederhana. Berdasarkan dari hasil penelitian dengan metode NASA – TLX diperoleh bahwa beban kerja mental karyawan bagian packing pada shift pagi, sore dan malam karyawan termasuk kategori sedang. Indikator yang paling tinggi pengaruhnya terhadap beban kerja mental keseluruhan shift adalah indikator Effort (EF) dengan total jumlah 3876 dan yang paling rendah adalah indikator Frustation level (FR) dengan total jumlah 857. Hasil analisis dari IBM SPSS Statistic23 menunjukkan menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara shift kerja dan beban kerja mental secara simultan terhadap produktivitas kerja atau tidak berkorelasi .