Detail Katalog

ID: 1099
Cover Penentuan Alternatif Pengolahan Limbah Produk Jagung Kering Menggunakan AHP (Studi Kasus PT. Agrico International Plant Soppeng) :  Tugas Akhir / Fitri Ramadhani

Penentuan Alternatif Pengolahan Limbah Produk Jagung Kering Menggunakan AHP (Studi Kasus PT. Agrico International Plant Soppeng) : Tugas Akhir / Fitri Ramadhani

Edisi: 2020

Pengarang:
FITRI Ramadhani
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2020
Subjek
Tugas Akhir TIA 2020
Deskripsi Fisik:
xii, 61 halaman : Tabel; gambar ; 20,5x29,1 cm
Nomor Panggil:
(R)2020 TA-TIA 818 FIT p
Control Number:
INLIS000000000001073
BIB ID:
0010-1221000296
Catatan
PT. Agrico International Plant Soppeng merupakan salah satu anak perusahaan PT. Charoen Pokhpand Indonesia Tbk, yang bergerak dalam bidang pengeringan jagung. Masalah yang dihadapi oleh perusahaan saat ini yaitu kurang maksimalnya penanganan limbah jagung kering dari hasil proses produksi maupun sebelum proses prouksi yang bertumpuk di gudang. Sehingga penanganan pengolahan limbah hasil produksi dengan menentukan alternatif perlu dilakukan dengan melibatkan beberapa faktor yang menjadi penilaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat prioritas dari alternatif pengolahan limbah produksi sebagai acuan dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan AHP (Analytical Hierarchy Process) dan BOCR (Benefit Opportunities Cost Risk). Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif untuk membuat gambar mengenaisituasi atau kejadian. Penilaian ini berdasarkan penilaian dari pemasukan tambahan, mengurangi dampak lingkungan dan mengurangi inventory, dengan melakukan penelitian langsung pada limbah yang dihasilkan pabrik tersebut. Limbah yang dihasilkaan terdiri dari abu sekam, biji pecah, dan karung bekas. Berdasarkan hasil analisa data menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan Benefit Opportunities Cost Risk diperoleh limbah abu sekam untuk alternatif dibagikan ke masyarakat merupakan alternatif dengan bobot yang paling tinggi yaitu 0,27, untuk limbah biji pecah pada alternatif dijual dengan harga rendah merupakan alternatif dengan bobot paling tinggi yaitu 0,30, dan untuk limbah karung bekas pada alternatif dijual dengan harga rendah merupakan alternatif dengan bobot paling tinggi yaitu 0,32.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T208310067 (R)2020 TA-TIA 818 FIT p Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001073 1
005 _ _ 20220712050858 2
035 # # $a 0010-1221000296 3
245 1 # $a Penentuan Alternatif Pengolahan Limbah Produk Jagung Kering Menggunakan AHP (Studi Kasus PT. Agrico International Plant Soppeng) : $b Tugas Akhir /$c Fitri Ramadhani 4
100 1 # $a FITRI Ramadhani 5
250 # # $a 2020 6
300 # # $a xii, 61 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,1 cm 7
856 # # $a OPAC (Rak TA TIA 2020) 8
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 9
082 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 10
084 # # $a (R)2020 TA-TIA 818 FIT p 11
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2020 12
008 _ _ 220712################|##########|#|## 13
520 # # $a PT. Agrico International Plant Soppeng merupakan salah satu anak perusahaan PT. Charoen Pokhpand Indonesia Tbk, yang bergerak dalam bidang pengeringan jagung. Masalah yang dihadapi oleh perusahaan saat ini yaitu kurang maksimalnya penanganan limbah jagung kering dari hasil proses produksi maupun sebelum proses prouksi yang bertumpuk di gudang. Sehingga penanganan pengolahan limbah hasil produksi dengan menentukan alternatif perlu dilakukan dengan melibatkan beberapa faktor yang menjadi penilaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat prioritas dari alternatif pengolahan limbah produksi sebagai acuan dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan AHP (Analytical Hierarchy Process) dan BOCR (Benefit Opportunities Cost Risk). Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif untuk membuat gambar mengenaisituasi atau kejadian. Penilaian ini berdasarkan penilaian dari pemasukan tambahan, mengurangi dampak lingkungan dan mengurangi inventory, dengan melakukan penelitian langsung pada limbah yang dihasilkan pabrik tersebut. Limbah yang dihasilkaan terdiri dari abu sekam, biji pecah, dan karung bekas. Berdasarkan hasil analisa data menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan Benefit Opportunities Cost Risk diperoleh limbah abu sekam untuk alternatif dibagikan ke masyarakat merupakan alternatif dengan bobot yang paling tinggi yaitu 0,27, untuk limbah biji pecah pada alternatif dijual dengan harga rendah merupakan alternatif dengan bobot paling tinggi yaitu 0,30, dan untuk limbah karung bekas pada alternatif dijual dengan harga rendah merupakan alternatif dengan bobot paling tinggi yaitu 0,32. 14
990 # # $a 67/TA TIA 2020 19
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name