=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000001073 =005 20220712050858 =035 ##$$a 0010-1221000296 =245 1#$$a Penentuan Alternatif Pengolahan Limbah Produk Jagung Kering Menggunakan AHP (Studi Kasus PT. Agrico International Plant Soppeng) : $b Tugas Akhir /$c Fitri Ramadhani =100 1#$$a FITRI Ramadhani =250 ##$$a 2020 =300 ##$$a xii, 61 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,1 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2020) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 =082 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 FIT p =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2020 =008 220712################|##########|#|## =520 ##$$a PT. Agrico International Plant Soppeng merupakan salah satu anak perusahaan PT. Charoen Pokhpand Indonesia Tbk, yang bergerak dalam bidang pengeringan jagung. Masalah yang dihadapi oleh perusahaan saat ini yaitu kurang maksimalnya penanganan limbah jagung kering dari hasil proses produksi maupun sebelum proses prouksi yang bertumpuk di gudang. Sehingga penanganan pengolahan limbah hasil produksi dengan menentukan alternatif perlu dilakukan dengan melibatkan beberapa faktor yang menjadi penilaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat prioritas dari alternatif pengolahan limbah produksi sebagai acuan dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan AHP (Analytical Hierarchy Process) dan BOCR (Benefit Opportunities Cost Risk). Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif untuk membuat gambar mengenaisituasi atau kejadian. Penilaian ini berdasarkan penilaian dari pemasukan tambahan, mengurangi dampak lingkungan dan mengurangi inventory, dengan melakukan penelitian langsung pada limbah yang dihasilkan pabrik tersebut. Limbah yang dihasilkaan terdiri dari abu sekam, biji pecah, dan karung bekas. Berdasarkan hasil analisa data menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan Benefit Opportunities Cost Risk diperoleh limbah abu sekam untuk alternatif dibagikan ke masyarakat merupakan alternatif dengan bobot yang paling tinggi yaitu 0,27, untuk limbah biji pecah pada alternatif dijual dengan harga rendah merupakan alternatif dengan bobot paling tinggi yaitu 0,30, dan untuk limbah karung bekas pada alternatif dijual dengan harga rendah merupakan alternatif dengan bobot paling tinggi yaitu 0,32. =990 ##$$a 67/TA TIA 2020