Detail Katalog
ID: 1089
Hukum Pidana Adat : Gagasan Pluralisme dalam Hukum Pidana dan Penerapan Hukum Menurut Keyakinan Hukum / Dr. Erdianto Effendi, SH.,M.Hum
Edisi: Cetakan Kesatu, Agustus
Pengarang:
EFFENDI, Erdianto
EFFENDI, Erdianto
Penerbit:
Refika,
Refika,
Tempat Terbit:
Bandung :
Bandung :
Tahun Terbit:
2018
2018
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Hukum Pidana - Ilmu Hukum -- Sumbangan Mahasiswa 2020
Deskripsi Fisik:
x, 88 halaman : gambar ; 15,9 x 24 cm bibliografi
x, 88 halaman : gambar ; 15,9 x 24 cm bibliografi
ISBN:
978-602-6322-00-0
978-602-6322-00-0
Nomor Panggil:
345 EFF h
345 EFF h
Control Number:
INLIS000000000001063
INLIS000000000001063
BIB ID:
0010-1221000286
0010-1221000286
Catatan
Penegakan hukum pidana di Indonesia menemukan dua masalah besar, yaitu menumpuknya berkas perkara di pengadilan dan over kapasitas di lembaga pemasyarakatan. Banyak upaya dan cara yang telah ditempuh, salah-satunya dengan usaha memperkenalkan kembali model-model penyelesaian alternatif diluar sistem peradilan pidana. Salah-satu model yang dimaksud adalah dengan gagasan memberlakukan kembali penyelesaian menurut hukum adat. Jika hukum pidana didefinisikan sebagai hukum yang positivistik dan legalistik, maka tidak akan ditemukan istilah hukum pidana adat. Dalam hukum adat tidak dikenal proses legalisasi, karena hukum adat tumbuh dan hidup bersama masyarakat. Karena itu hukum pidana adat harus didefinisikan sebagai praktik penyelesaian menurut adat persoalan yang dalam perspektif hukum pidana modern dianggap sebagai tindak pidana. Gagasan menghidupkan model penyelesaian menurut hukum adat dapat ditempuh dengan beberapa model, yaitu (i)pluralisme hukum yaitu pengakuan praktik penyelesaian masyarakat adat melalui
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B202027801 |
345 EFF h.1 |
Baca di tempat | Ruang Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000001063 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20250314120850 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1221000286 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Hukum Pidana Adat : $b Gagasan Pluralisme dalam Hukum Pidana dan Penerapan Hukum Menurut Keyakinan Hukum /$c Dr. Erdianto Effendi, SH.,M.Hum | 4 |
| 100 | 1 |
# |
$a EFFENDI, Erdianto | 5 |
| 250 | # |
# |
$a Cetakan Kesatu, Agustus | 6 |
| 300 | # |
# |
$a x, 88 halaman : $b gambar ; $c 15,9 x 24 cm$e bibliografi | 7 |
| 856 | # |
# |
$a OPAC (Rak Tandon - Rak 4.3) | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Bandung :$b Refika,$c 2018 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 345 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 345 EFF h | 11 |
| 020 | # |
# |
$a 978-602-6322-00-0 | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Hukum Pidana - Ilmu Hukum | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Sumbangan Mahasiswa 2020 | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penegakan hukum pidana di Indonesia menemukan dua masalah besar, yaitu menumpuknya berkas perkara di pengadilan dan over kapasitas di lembaga pemasyarakatan. Banyak upaya dan cara yang telah ditempuh, salah-satunya dengan usaha memperkenalkan kembali model-model penyelesaian alternatif diluar sistem peradilan pidana. Salah-satu model yang dimaksud adalah dengan gagasan memberlakukan kembali penyelesaian menurut hukum adat. Jika hukum pidana didefinisikan sebagai hukum yang positivistik dan legalistik, maka tidak akan ditemukan istilah hukum pidana adat. Dalam hukum adat tidak dikenal proses legalisasi, karena hukum adat tumbuh dan hidup bersama masyarakat. Karena itu hukum pidana adat harus didefinisikan sebagai praktik penyelesaian menurut adat persoalan yang dalam perspektif hukum pidana modern dianggap sebagai tindak pidana. Gagasan menghidupkan model penyelesaian menurut hukum adat dapat ditempuh dengan beberapa model, yaitu (i)pluralisme hukum yaitu pengakuan praktik penyelesaian masyarakat adat melalui | 15 |
| 008 | _ |
_ |
250314################g##########0#ind## | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 278/SM-20 | 17 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 24 Dec 2021