Detail Katalog

ID: 10368
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

Pemilihan Metode yang Tepat untuk Pengendalian Persediaan Bahan Baku Cocoa Bean pada PT Bumitangerang Mesindotama Cocoa Tangerang : Tugas Akhir / Bima Yoga Pratama (15TIA027)

Edisi: 2018

Pengarang:
PRATAMA, Bima Yoga
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2018
Subjek
Tugas Akhir TIA 2018
Deskripsi Fisik:
xii + 54 halaman : Tabel ; 20,5 x 28 cm. Bibliografi
Nomor Panggil:
(R)2023 TA-TIA 818 PRA p
Control Number:
INLIS000000000009989
BIB ID:
0010-1223000046
Catatan
ABSTRAK

BIMA YOGA PRATAMA. 2018. Pemilihan Metode yang Tepat untuk Pengendalian Persediaan Bahan Baku Cocoa Bean pada PT Bumitangerang Mesindotama Cocoa Tangerang. Di bawah bimbingan Bapak H. Abdul Samad sebagai pembimbig I dan Ibu Hj. Arminas sebagai pembimbing II.

Pengendalian persediaan merupakan usaha-usaha yang dilakukan oleh suatu perusahaan agar proses produksi dapat terpenuhi secara optimal dengan resiko sekecil mungkin. Masalah kebutuhan bahan baku serta biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi merupakan hal yang sangat, karena dengan adanya bahan baku proses produksi dapat berjalan dengan lancar.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemilihan metode yang tepat guna mengetahui jumlah persediaan bahan baku cocoa bean yang ekonomis dan optimal serta mengetahui berapa seharusnya dilakukan pesanan dengan menggunakan metode Economic Order Quanti (EOQ), metode POQ dan metode LFL pada PT Bumitangerang Mesindotama Cocoa. Dimana kebutuhan bahan baku menggunakan metode EOQ diketahui kuantitas pembelian yang optimal untuk perusahaan adalah 30.166 kg per 20 kali pemesanan, dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 180.977.237 dan dengan frekuensi pembelian sebanyak 20 kali pemesanan persatu periode, sedangkan berdasarkan analisa yang telah dilakukan menggunakan metode POQ diketahui kuantitas pembelian yang optimal untuk perusahaan adalah 50.269 kg per 12 kali pemesanan, dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 205.114.823 dan dengan frekuensi pembelian sebanyak 12 kali pemesanan per satu periode, sedangkan berdasarkan analisa yang telah dilakukan menggunakan LFL diketahui kuantitas pembelian yang optimal untuk perusahaan adalah Rp. 50.000 kg per 12 kali pemesanan, dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 54.600.000 dan dengan frekuensi pembelian sebanyak 12 kali pemesanan per satu periode.

Kata Kunci: Pengendalian bahan baku EOQ, POQ, LFL.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T188310266 (R)2023 TA-TIA 818 PRA p Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000009989 1
005 _ _ 20231208092301 2
035 # # $a 0010-1223000046 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 231208################|##########|#|## 5
082 # # $a (R)2023 TA-TIA 818 6
084 # # $a (R)2023 TA-TIA 818 PRA p 7
100 1 # $a PRATAMA, Bima Yoga 8
245 1 # $a Pemilihan Metode yang Tepat untuk Pengendalian Persediaan Bahan Baku Cocoa Bean pada PT Bumitangerang Mesindotama Cocoa Tangerang : $b Tugas Akhir /$c Bima Yoga Pratama (15TIA027) 9
250 # # $a 2018 10
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2018 11
300 # # $a xii + 54 halaman : $b Tabel ; $c 20,5 x 28 cm.$e Bibliografi 12
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2018 13
856 # # $a OPAC (TA TIA 2018) 14
520 # # $a ABSTRAK BIMA YOGA PRATAMA. 2018. Pemilihan Metode yang Tepat untuk Pengendalian Persediaan Bahan Baku Cocoa Bean pada PT Bumitangerang Mesindotama Cocoa Tangerang. Di bawah bimbingan Bapak H. Abdul Samad sebagai pembimbig I dan Ibu Hj. Arminas sebagai pembimbing II. Pengendalian persediaan merupakan usaha-usaha yang dilakukan oleh suatu perusahaan agar proses produksi dapat terpenuhi secara optimal dengan resiko sekecil mungkin. Masalah kebutuhan bahan baku serta biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi merupakan hal yang sangat, karena dengan adanya bahan baku proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemilihan metode yang tepat guna mengetahui jumlah persediaan bahan baku cocoa bean yang ekonomis dan optimal serta mengetahui berapa seharusnya dilakukan pesanan dengan menggunakan metode Economic Order Quanti (EOQ), metode POQ dan metode LFL pada PT Bumitangerang Mesindotama Cocoa. Dimana kebutuhan bahan baku menggunakan metode EOQ diketahui kuantitas pembelian yang optimal untuk perusahaan adalah 30.166 kg per 20 kali pemesanan, dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 180.977.237 dan dengan frekuensi pembelian sebanyak 20 kali pemesanan persatu periode, sedangkan berdasarkan analisa yang telah dilakukan menggunakan metode POQ diketahui kuantitas pembelian yang optimal untuk perusahaan adalah 50.269 kg per 12 kali pemesanan, dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 205.114.823 dan dengan frekuensi pembelian sebanyak 12 kali pemesanan per satu periode, sedangkan berdasarkan analisa yang telah dilakukan menggunakan LFL diketahui kuantitas pembelian yang optimal untuk perusahaan adalah Rp. 50.000 kg per 12 kali pemesanan, dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 54.600.000 dan dengan frekuensi pembelian sebanyak 12 kali pemesanan per satu periode. Kata Kunci: Pengendalian bahan baku EOQ, POQ, LFL. 15
990 # # $a 266/TA TIA 2018 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 08 Dec 2023
Export