Detail Katalog

ID: 10362
Cover Pengaruh Solvent Air Kelapa dan NaOH pada Waktu Maserasi Terhadap Mutu Karagenan Eucheuma Cottonii :  Tugas Akhir / Aminah Amin (20TKM443)

Pengaruh Solvent Air Kelapa dan NaOH pada Waktu Maserasi Terhadap Mutu Karagenan Eucheuma Cottonii : Tugas Akhir / Aminah Amin (20TKM443)

Edisi: 2023

Pengarang:
AMIN, Aminah
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Tugas Akhir TKM 2023
Deskripsi Fisik:
xiii + 34 halaman : Tabel;Gambar ; 20 x 29,2 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2023 TA-TKM 818 AMI p
Control Number:
INLIS000000000009983
BIB ID:
0010-1223000040
Catatan
ABSTRAK

Aminah Amin. 2023. Pengaruh Solvent Air Kelapa dan NaOH pada Waktu Maserasi Terhadap Mutu Karagenan Eucheuma Cottonii. Di bawah bimbingan SRI DIANA sebagai Pembimbing I dan DEWI SETYORINI sebagai Pembimbing II.

Eucheuma Cottonii adalah jenis rumput laut merah penghasil karagenan. Dalam menghasilkan karagenan perlu dilakukan proses lanjutan yaitu ekstraksi. Salah satu metode ekstraksi yang sering digunakan yaitu maserasi. Proses ekstraksi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti solvent. Untuk menghasilkan karagenan yang food grade maka diperlukan solvent alami seperti air kelapa tua dan NaOH sebai pembanding. Sedangkan faktor lainnya yaitu waktu. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh solvent air kelapa dan NaOH serta pengaruh waktu masrasi terhadap mutu karagenan Eucheuma Cottonii. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratorium. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 25 januari - 28 februari 2023 di laboratorium PT. Biota Laut Ganggang dan pada tanggal 25 juni - 05 juli di laboratorium Operasi Teknik Kimia Poltek ATIM. Hasil dari maserasi air kelapa dan NaOH 1N dengan variasi waktu 45, 60, dan 75 menit akan dibandingkan agar diketahui mutu karagenan dari solvent tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh solvent air kelapa dan NaOH pada maserasi menghasilkan karagenan yang memiliki karakteristik yang telah memenuhi standar. Namun pada strength gel air kelapa belum memenuhi standar. Pada pengaruh waktu maserasi yaitu semakin semakin lama waktu ekstraksi maka kadar abu, kadar sulfat dan viskositas semakin naik berbanding terbalik pada kadar air dan rendemen. Pada strenght gel terjadi naik turun dengan nilai maksimal pada pada waktu 60 menit 374 g/cm^2. Sedangkan solvent NaOH semakin lama waktu ekstraksi maka viskositas, strenght gel, kadar abu dan kadar sulfat naik sedangkan rendemen menurun. Pada kadar air hasilnya naik turun dengan nilai paling tinggi pada waktu 60 menit 5,66%.

Kata Kunci: Air Kelapa, NaOH, Maserasi, Eucheuma Cottonii, Karagenan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T238340204 (R)2023 TA-TKM 818 AMI p Baca di tempat Ruang Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000009983 1
005 _ _ 20231207015118 2
035 # # $a 0010-1223000040 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 231207################|##########|#|## 5
082 # # $a (R)2023 TA-TKM 818 6
084 # # $a (R)2023 TA-TKM 818 AMI p 7
100 1 # $a AMIN, Aminah 8
245 1 # $a Pengaruh Solvent Air Kelapa dan NaOH pada Waktu Maserasi Terhadap Mutu Karagenan Eucheuma Cottonii : $b Tugas Akhir /$c Aminah Amin (20TKM443) 9
250 # # $a 2023 10
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2023 11
300 # # $a xiii + 34 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20 x 29,2 cm.$e Bibliografi;Lampiran 12
650 # 4 $a Tugas Akhir TKM 2023 13
856 # # $a OPAC (TA TKM 2023) 14
520 # # $a ABSTRAK Aminah Amin. 2023. Pengaruh Solvent Air Kelapa dan NaOH pada Waktu Maserasi Terhadap Mutu Karagenan Eucheuma Cottonii. Di bawah bimbingan SRI DIANA sebagai Pembimbing I dan DEWI SETYORINI sebagai Pembimbing II. Eucheuma Cottonii adalah jenis rumput laut merah penghasil karagenan. Dalam menghasilkan karagenan perlu dilakukan proses lanjutan yaitu ekstraksi. Salah satu metode ekstraksi yang sering digunakan yaitu maserasi. Proses ekstraksi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti solvent. Untuk menghasilkan karagenan yang food grade maka diperlukan solvent alami seperti air kelapa tua dan NaOH sebai pembanding. Sedangkan faktor lainnya yaitu waktu. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh solvent air kelapa dan NaOH serta pengaruh waktu masrasi terhadap mutu karagenan Eucheuma Cottonii. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratorium. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 25 januari - 28 februari 2023 di laboratorium PT. Biota Laut Ganggang dan pada tanggal 25 juni - 05 juli di laboratorium Operasi Teknik Kimia Poltek ATIM. Hasil dari maserasi air kelapa dan NaOH 1N dengan variasi waktu 45, 60, dan 75 menit akan dibandingkan agar diketahui mutu karagenan dari solvent tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh solvent air kelapa dan NaOH pada maserasi menghasilkan karagenan yang memiliki karakteristik yang telah memenuhi standar. Namun pada strength gel air kelapa belum memenuhi standar. Pada pengaruh waktu maserasi yaitu semakin semakin lama waktu ekstraksi maka kadar abu, kadar sulfat dan viskositas semakin naik berbanding terbalik pada kadar air dan rendemen. Pada strenght gel terjadi naik turun dengan nilai maksimal pada pada waktu 60 menit 374 g/cm^2. Sedangkan solvent NaOH semakin lama waktu ekstraksi maka viskositas, strenght gel, kadar abu dan kadar sulfat naik sedangkan rendemen menurun. Pada kadar air hasilnya naik turun dengan nilai paling tinggi pada waktu 60 menit 5,66%. Kata Kunci: Air Kelapa, NaOH, Maserasi, Eucheuma Cottonii, Karagenan. 15
990 # # $a 204/TA TKM 2023 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 07 Dec 2023
Export