<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">204/TA TKM 2023</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000009983</controlfield>
    <controlfield tag="005">20231207015118</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1223000040</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231207################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2023 TA-TKM 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2023 TA-TKM 818 AMI p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">AMIN, Aminah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengaruh Solvent Air Kelapa dan NaOH pada Waktu Maserasi Terhadap Mutu Karagenan Eucheuma Cottonii :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Aminah Amin (20TKM443)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xiii + 34 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel;Gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20 x 29,2 cm.</subfield>
      <subfield code="e">Bibliografi;Lampiran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TKM 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (TA TKM 2023)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">ABSTRAK&#13;
&#13;
Aminah Amin. 2023. Pengaruh Solvent Air Kelapa dan NaOH pada Waktu Maserasi Terhadap Mutu Karagenan Eucheuma Cottonii. Di bawah bimbingan SRI DIANA sebagai Pembimbing I dan DEWI SETYORINI sebagai Pembimbing II.&#13;
&#13;
Eucheuma Cottonii adalah jenis rumput laut merah penghasil karagenan. Dalam menghasilkan karagenan perlu dilakukan proses lanjutan yaitu ekstraksi. Salah satu metode ekstraksi yang sering digunakan yaitu maserasi. Proses ekstraksi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti solvent. Untuk menghasilkan karagenan yang food grade maka diperlukan solvent alami seperti air kelapa tua dan NaOH sebai pembanding. Sedangkan faktor lainnya yaitu waktu. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh solvent air kelapa dan NaOH serta pengaruh waktu masrasi terhadap mutu karagenan Eucheuma Cottonii. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratorium. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 25 januari - 28 februari 2023 di laboratorium PT. Biota Laut Ganggang dan pada tanggal 25 juni - 05 juli di laboratorium Operasi Teknik Kimia Poltek ATIM. Hasil dari maserasi air kelapa dan NaOH 1N dengan variasi waktu 45, 60, dan 75 menit akan dibandingkan agar diketahui mutu karagenan dari solvent tersebut.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh solvent air kelapa dan NaOH pada maserasi menghasilkan karagenan yang memiliki karakteristik yang telah memenuhi standar. Namun pada strength gel air kelapa belum memenuhi standar. Pada pengaruh waktu maserasi yaitu semakin semakin lama waktu ekstraksi maka kadar abu, kadar sulfat dan viskositas semakin naik berbanding terbalik pada kadar air dan rendemen. Pada strenght gel terjadi naik turun dengan nilai maksimal pada pada waktu 60 menit 374 g/cm^2. Sedangkan solvent NaOH semakin lama waktu ekstraksi maka viskositas, strenght gel, kadar abu dan kadar sulfat naik sedangkan rendemen menurun. Pada kadar air hasilnya naik turun dengan nilai paling tinggi pada waktu 60 menit 5,66%.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Air Kelapa, NaOH, Maserasi, Eucheuma Cottonii, Karagenan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
