Detail Katalog

ID: 10047
Cover Penentuan Harga Pokok Produksi Tempe Dengan Metode Full Costing Pada IKM Jabug di Kabupaten Soppeng :  Tugas Akhir / Syahrani Fadhilah (20TIA681)

Penentuan Harga Pokok Produksi Tempe Dengan Metode Full Costing Pada IKM Jabug di Kabupaten Soppeng : Tugas Akhir / Syahrani Fadhilah (20TIA681)

Edisi: 2023

Pengarang:
SYAHRANI Fadhilah
Penerbit:
Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,
Tempat Terbit:
Makassar :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Tugas Akhir TIA 2023
Deskripsi Fisik:
xi + 46 halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29,5 cm. Bibliografi;Lampiran
Nomor Panggil:
(R)2023 TA-TIA 818 SYA p
Control Number:
INLIS000000000009668
BIB ID:
0010-1023000086
Catatan
ABSTRAK

SYAHRANI FADHILAH. 2023. Penentuan Harga Pokok Produksi Tempe Dengan Metode Full Costing Pada IKM Jabug Di Kabupaten Soppeng. Dibawah bimbingan Ibu Andi Velahyati Baharuddin, ST., MT sebagai pembimbing I dan Ibu A. Dian Sry Rezki Natsir, MSM sebagai pembimbing II.

IKM Jabug merupakan salah satu IKM (Industri Kecil Menengah) yang bergerak dibidang industri pangan, produksi tempe dan tahu. Dalam menentukan perhitungan harga pokok produksi tempe, perusahaan menggunakan metode manual perusahaan atau perhitungan biaya produksi yang hanya memperhitungkan biaya produksi langsung, seperti bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead variabel. Namun, metode manual perusahaan sulit menghitung pembebanan overhead. Sehingga, adanya kemungkinan kesalahan dalam penentuan harga jual menjadi tidak akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada IKM Jabug. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis data yang dilakukan menghitung harga pokok produksi dengan metode full costing. Berdasarkan hasil penelitian, dengan menggunakan metode manual perusahaan menghasilkan keuntungan sebanyak Rp. 7.429.626, namun keuntungan ini bersifat semu sedangkan harga pokok tempe dengan menggunakan full costing mengalami kerugian sebanyak Rp. 86 dengan jumlah produk yang dihasilkan sebanyak 19198 bungkus, sehingga kerugian yang dialami perusahaan sebesar Rp. 1.653.166 atau 2%.

Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Variable Costing, Industri Kecil Menengah, Tempe
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
T238310046 (R)2023 TA-TIA 818 SYA p Baca di tempat Ruang Referensi Dibaca
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000009668 1
005 _ _ 20231013020551 2
035 # # $a 0010-1023000086 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 231013################|##########|#|## 5
082 # # $a (R)2023 TA-TIA 818 6
084 # # $a (R)2023 TA-TIA 818 SYA p 7
100 _ # $a SYAHRANI Fadhilah 8
245 1 # $a Penentuan Harga Pokok Produksi Tempe Dengan Metode Full Costing Pada IKM Jabug di Kabupaten Soppeng : $b Tugas Akhir /$c Syahrani Fadhilah (20TIA681) 9
250 # # $a 2023 10
260 # # $a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2023 11
300 # # $a xi + 46 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,5 x 29,5 cm.$e Bibliografi;Lampiran 12
650 # 4 $a Tugas Akhir TIA 2023 13
856 # # $a OPAC (TA TIA 2023) 14
520 # # $a ABSTRAK SYAHRANI FADHILAH. 2023. Penentuan Harga Pokok Produksi Tempe Dengan Metode Full Costing Pada IKM Jabug Di Kabupaten Soppeng. Dibawah bimbingan Ibu Andi Velahyati Baharuddin, ST., MT sebagai pembimbing I dan Ibu A. Dian Sry Rezki Natsir, MSM sebagai pembimbing II. IKM Jabug merupakan salah satu IKM (Industri Kecil Menengah) yang bergerak dibidang industri pangan, produksi tempe dan tahu. Dalam menentukan perhitungan harga pokok produksi tempe, perusahaan menggunakan metode manual perusahaan atau perhitungan biaya produksi yang hanya memperhitungkan biaya produksi langsung, seperti bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead variabel. Namun, metode manual perusahaan sulit menghitung pembebanan overhead. Sehingga, adanya kemungkinan kesalahan dalam penentuan harga jual menjadi tidak akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada IKM Jabug. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis data yang dilakukan menghitung harga pokok produksi dengan metode full costing. Berdasarkan hasil penelitian, dengan menggunakan metode manual perusahaan menghasilkan keuntungan sebanyak Rp. 7.429.626, namun keuntungan ini bersifat semu sedangkan harga pokok tempe dengan menggunakan full costing mengalami kerugian sebanyak Rp. 86 dengan jumlah produk yang dihasilkan sebanyak 19198 bungkus, sehingga kerugian yang dialami perusahaan sebesar Rp. 1.653.166 atau 2%. Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Variable Costing, Industri Kecil Menengah, Tempe 15
990 # # $a 46/TA TIA 2023 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name