<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000009236</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230821042841</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0823000046</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230821################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-602-300-289-4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">297.715</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">297.715 IBN l</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IBNU Thobari, Nasukha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">La Tahzan for Jomblo Mulia :</subfield>
      <subfield code="b">Jangan Bersedih, Setiap Manusia Diciptakan Berpasangan /</subfield>
      <subfield code="c">Nasukha Ibnu Thobari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cetakan 1, September</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Araska,</subfield>
      <subfield code="c">2016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">224 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">14x20,5 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Sumbangan Mahasiswa 2017</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Psikologi Islam</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Setiap hari opini media semakin memojokkan para jomblo. Seolah-olah jomblo adalah penyakit yang harus segera disembuhkan. Opini yang berlebihan ini akhirnya memaksa para muda-mudi untuk berani mengekspresikan rasa suka kepada lawan jenis dengan berpacaran. Tentu hal ini sangat tidak dianjurkan dalam Islam. Bukannya kita mau melestarikan status jomblo. Bukannya mau melarang teman-teman jomblo untuk mencari pasangan. Bukan juga mengajak para jomblo untuk tabbatul (membujang). Namin, Jika upaya pelepasan predikat jomblo selalu berujung pada aktivitas pacaran, mendingan tetap istikamah menyandang status jomblo. Jadilah seseorang yang berhati seperti jutiara. Ketika orang lain melihat, tampak ingin memilikinya namun tak mudah mendapatkannya. Engkau memancarkan cahaya agar tetap terjaga. Hingga waktunya tiba, engkau pun akan dijemput juga oleh sosok cinta yang tulus yang mencintaimu dengan melamarmu dan meyakinkanmu dengan menikahimu agar bisa menjagamu dengan segenap rasa yang ada untukmu.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak 3.8)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">153/SM-17</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
