<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000689</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12/TA TIA 2021</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20220718044446</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1121000242</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengukuran Beban Kerja pada Divisi Assembling dan Packaging di PT. Jati Jaya Perkasa Mandiri Kabupaten Maros :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Ana Setiani Mutia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">ANA Setiani Mutia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xii, 46 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel, gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20x29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2021)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</subfield>
      <subfield code="c">2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2021 TA-TIA 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2021 TA-TIA 818 ANA p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2021</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">220718################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Meningkatnya perkembangan dalam dunia industri saat ini, perusahaan  dituntut mampu bersaing dan berkompetisi untuk meningkatan produktivitas.  Untuk menunjang peningkatan produktivitas, pekerja harus melakukan aktivitas  seoptimal mungkin. Pada PT. Jati Jaya Perkasa Mandiri Maros tidak demikian  karena pada divisi Assembling dan Packaging sering terjadi Idle Time. salah  satunya terjadi pada proses finger joint, adanya penumpukan kayu karena  proses pengerjaan yang lama dan hanya dikerjakan oleh 1 pekerja, sehingga pada  proses pengeleman terkadang menunggu kayu yang siap untuk dilem. Hal  tersebut menunjukkan bahwa terjadi ketidakseimbangan beban kerja pada  pekerja. Oleh karena itu perlu adanya suatu perhitungan beban kerja untuk  menyeimbangkan beban kerja pekerja optimal. Penelitian ini bertujuan untuk  menentukan waktu baku dan nilai beban kerja pada Divisi Assembling dan  Packaging di PT. Jati Jaya Perkasa Mandiri Maros. Pada penelitian ini  menentukan waktu baku dan penentuan jumlah pekerja pada divisi Assembling dan Packaging dengan menggunakan Stopwatch Time Study. Selanjutnya  dilakukan analisa beban kerja setiap pekerja. Apabila terdapat beban kerja  terendah atau melebihi 100%, maka dilakukan perubahan jumlah pekerja pada  workstation tersebut. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa beban kerja  pada divisi Assembling dan Packaging masih belum optimal. Berikut nilai beban  kerja pada operator 1,2 dan 3 Workstation Assembling, operator 4 dan 5  Workstation Pengeleman, operator 6,7,8 Workstation Pressing, operator  9,10,11 Workstation Sanding dan operator 12,13,14 dan 15 Workstation  Packaging dalam menjalankan kerjanya masing-masing adalah 48,31%,  195,90%, 58,95%, 106,29%, 88,05%, 47,08%, 105,95%, 55,07% dan 51,76%.  Maka dari itu dilakukan keseimbangan beban kerja, pada Workstation Assembling dilakukan pemindahan 1 operator dari EK 1a ke 1b sehingga beban kerja pada 1b tidak akan melebihi nilai 100%. Pada Workstation Pengeleman dilakukan penambahan operator sehingga nilai beban kerja yang diterima berkurang. Sedangkan pada Workstation Sanding dilakukan pengurangan 1 pekerja, sehinga beban kerja yang diterima bisa optimal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
