<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">54/LKKP TKM 2022</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000005850</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220518023804</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0522000048</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Laporan Kuliah Kerja Praktek di PT. Timah Investasi Mineral Kecamatan Kabaena Sulawesi Tenggara :</subfield>
      <subfield code="b">Kuliah Kerja Praktek /</subfield>
      <subfield code="c">Eghy Alhim Mangiding</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MANGIDING, Eghy Alhim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">vi, 26 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">gambar; tabel ;</subfield>
      <subfield code="c">20x29 cm</subfield>
      <subfield code="e">Lampiran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak LKKP TKM 2022)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2022 LKKP-TKM 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2022 LKKP-TKM 818 MAN l</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Laporan Praktek TKM 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Proses pengolahan kadar nikel dimulai dari proses pencampuran untuk mendapatkan tipe endapan yang tercampur tetapi masih dapat dilokasikan dalam kuantitas kecil dari hasil campuran material dari dua atau lebih tipe, kemudian dilakukan suatu proses pencetakan yang dilakukan dengan  cara membagi sampel menjadi tiga bagian agar mewakili dari setiap bagian sampel tersebut dengan cara metode matrix 4x5 setiap pencetakan yang disebut matriks, lalu dilakukan proses oven sampel dimasukkan ke dalam oven dengan mengatur suhu pada oven yaitu 105 derajat celcius selama kisaran waktu 6-8 jam untuk mengeringkan sampel, setelah itu sampel di oven kemudian dilakukan tahap penghancuran dengan menggunakan alat crushing yaitu jaw crusher yang outputnya nanti berukuran 200 mesh dengan ukuran yang telah hancur menjadi ukuran kecil. Kemudian sampel dihaluskan kembali hingga benar-benar berbentuk seperti powder dengan menggunakan alat pulverizer dengan ukuran #200 mesh untuk dianalisis, dan terakhir untuk tahap preparasi sampel yaitu untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka sampel dalam bentuk powder ukuran yang harus terpenuhi adalah #200 mesh dengan menggunakan alat sieve shaker. Pada pengolahan kadar nikel terdapat beberapa jenis Analsis di laboratorium yang meliputi: penimbangan dengan neraca analitik, press hidrolik, dan pengujian X-Rayons Flourenscence (XRF).</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
