<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000005052</controlfield>
    <controlfield tag="005">20231028034634</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0322000449</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengaruh Waktu Perendaman Terhadap Pengurangan Kadar Abuu Batubara Menggunakan Metode Demineralisasi :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Husni Muzakkir Durhan (17TKM219)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">DURHAN, Husni Muzakkir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xiii, 33 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel, gambar, grafik ;</subfield>
      <subfield code="c">20,5x29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak TA TKM 2020)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,</subfield>
      <subfield code="c">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2020 TA-TKM 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2020 TA-TKM 818 DUR p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TKM 2020</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">231028################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">HUSNI MUZAKKIR DURHAN. 2020. Pengaruh Waktu Perendaman Terhadap Pengurangan Kadar Abu Batubara Menggunakan Metode Demineralisasi. Di bawah bimbingan ANDI ARNINDA sebagai Pembimbing I dan FLAVIANA YOHANALA P. T sebagai Pembimbing II. PT. Kaltim Prima Coal (KPC) yang terdapat di pulau Kalimantan Timur dengan hasil batubara peringkat rendah dan kadar abu yang cukup tinggi. Batubara dengan jenis ini sangat tidak disukai oleh konsumen batubara, karana pada saat proses pembakaran akan menghasilkan banyak sisa pembakaran. Salah satu penyebab batubara menghasilkan polusi dan emisi diakibatkan oleh zat pengotor yang terkandung dalam batubara, pengotor yang dimaksud adalah kadar abu yang terdapat dalam batubara, makin tinggi kadar abu dalam batubara maka makin rendah nilai kalorinya. Akibatnya batubara dengan kadar abu yang tinggi untuk mendapatkan jumlah kalor tertentu akan membutuhkan batubara dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan batubara dengan kadar abu yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kadar abu batubara rendah dan untuk meningkatkan nilai kalornya. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01 Mei 2020 sampai dengan 15 Mei 2020. Jenis Penelitian merupakan jenis eksperimental dengan metode demineralisasi batubara. Penelitian ini menggunakan metode demineralisasi, dimana proses ini merupakan suatu proses penurunan kadar abu dalam batubara. Menggunakan variasi waktu perendaman menggunakan NaOH 1N yaitu 1 sampai 5 jam yang bertujuan untuk mengurangi kadar abu, didapatkan hasil 7,41%, 6,61%, 6,06%, 5.74%, 5,26%. waktu 1 hingga 5 jam terus menerus mangalami penurunan kadar abu dan pada waktu pemanasan dengan waktu maksimal yakni di waktu 5 jam. Semakin lama waktu perendaman yang digunakan maka akan semakin banyak pula kadar abu yang berkurang. Selanjutnya dilakukan pengujian pemanasan pada suhu 200 oC, sehingga diperoleh hasil untuk waktu pencucian dari 1 sampai 5 jam yaitu 6113 Cal/g, 6252 Cal/g, 6481 Cal/g, 6553 Cal/g dan 6613 Cal/g. besarnya nilai kalori batubara dipengaruhi oleh besarnya nilai karbon dan kurangnya nilai kadar air serta kurangnya kadar abu yang terkandung dalam batubara.&#13;
Kata kunci : Batubara, demineralisasi, ash content, nilai kalor</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">136/TA TKM 2020</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
