<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000004995</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220516070400</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0322000392</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Rancang Bangun Alat Pengering Biji Kakao Dengan Menggunakan Uap (Steam) :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Rahmat Rizaldi ; Hardianti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">RIZALDI, Rahmat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2019</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xiv, 45 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel, Gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20x29,1 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak TA TMIA 2019)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">HARDIANTI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Manufaktur Industri Agro,</subfield>
      <subfield code="c">2019</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2019 TA-TMIA 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2019 TA-TMIA 818 RIZ r</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TMIA 2019</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">220516################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Rancang bangun alat pengering biji kakao menggunakan boiler sebagai tempat pemanasan uap (uap jenuh) dan tabung kedua sebagai tempat uap (uap panas lanjut) kemudian disuplai ke dalam ruang pengering. Rancang bangun alat pengering biji kakao menggunakan  takaran 1 kg/cm2 dengan temperatur (TI) 99,6 derajat celcius, tekanan 1,2 dengan temperatur (TI) 102,2 derajat celcius, tekanan 1,5 dengan temperatur (TI) 109,9 derajat celcius, tekanan 2 dengan temperatur (TI) 120,2 derajat celcius. Setelah melakukan uji fungsi alat dengan empat kali percobaan dengan waktu 60 menit, didapatkan kandungan air massa kakao yang lepas yatu 1,66% waktu 90 menit didapatkan kandungan air massa kakao yang lepas yaitu 1, 69%. Waktu 120 menit didapatkan kandungan air massa kakao yang lepas yaitu 3,44%, waktu 150 menit didapatkan kandungan air massa kakao yang lepas yaitu 3,57%. Sementara menurut Standar Nasional Indonesia Biji Kakao (SNI01-2323-2000) kadar air adalah 7,5% sehingga hasil yang didapatkan masih belum maksimal.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">91/TA TMIA 2019</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
