<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">$a INLIS000000000015626</controlfield>
    <controlfield tag="005">$a 20260918103604</controlfield>
    <controlfield tag="008">$a 260918################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-623-231-832-8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0926000112</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.959 8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.959 8 SUB s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Subiakto Tjakrawerdaja</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sistem Ekonomi Pancasila</subfield>
      <subfield code="b"/>
      <subfield code="c">Subiakto Tjakrawerdaja, dkk.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Depok</subfield>
      <subfield code="b">Rajawali Pers</subfield>
      <subfield code="c">2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xxii, 276 hlm.</subfield>
      <subfield code="b"/>
      <subfield code="c">16 x 23 cm.</subfield>
      <subfield code="e">Bibliografi: 251-265 hlm.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Buku ini merupakan rekonstruksi pikiran dan cita-cita para pendiri negara di bidang ekonomi. Penelusuran kami menunjukkan bahwa pemikiran dasar tentang ekonomi Indonesia telah diletakkan oleh Bung Hatta sejak tahun 1932. Dalam pidatonya, "Ke arah Indonesia Merdeka" (1932), Bung Hatta menyatakan: "Pendeknya cara mengatur pemerintahan negeri, cara menyusun perekonomian rakyat. semuanya harus diputuskan oleh rakyat dengan mufakat. Iniliah arti kedaulatan rakyat. Tidak saja dalam hal politik melainkan juga dalam dalam sisi sosial dan ekonomi ada demokrasi. Dari pandangan yang sangat mendasar tersebut, jelas tergambar betapa mekanisme pengaturan negara termasuk di bidang ekonomi harus diputuskan oleh seluruh rakyat secara mufakat. Bagi Bung Hatta, hal inilah arti sesungguhnya dari kedaulatan rakyat di bidang ekonomi. Oleh karena itu, asa, kaidah, arah dan haluan perekonomian bangsa ini harus diputuskan oleh MPR sebagai pemegang kedaulatan rakyat melalui UUD 1945 dan GBHN.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Politik Ekonomi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Ruang Sirkulasi-Rak 4.2)</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="csr">$a b8e5e18c1983b50bba9725221eadbf6b</controlfield>
  </record>
</collection>
