<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000140</controlfield>
    <controlfield tag="005">20231025034824</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0321000030</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengaruh Waktu Fermentasi Terhadap Kadar Bioetanol dari Kulit Buah Kakao (Theobroma Cacao L.) :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Ceci Kasmita (17TKM184)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">CECI Kasmita</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xiv, 29 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">tabel; gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20 x 29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak TA TKM 2020)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,</subfield>
      <subfield code="c">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2020 TA-TKM 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2020 TA-TKM 818 CEC p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TKM 2020</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">231025################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kulit buah kakao (Theobroma Cacao L.) merupakan limbah padat perkebunan yang melimpah dan ketersediaannya dapat diperoleh secara kontinu namun masih kurang dimanfaatkan. Kulit buah kakao hanya digunakan sebagai makanan ternak. Kandungan selulosa dan glukosa pada kulit kakao dapat dimanfaatkan untuk pembuatan bioethanol. Bioetanol merupakan salah satu jenis energi terbarukan yang sedang dikembangkan di dunia untuk memenuhi kebutuhan konsumsi energi. Bioetanol yang diperoleh dari hasil penelitian ini menggunakan hidrolisat dalam bentuk cair limbah kulit buah kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan dari kulit buah kakao. Metode penelitian dilakukan dengan cara menganalisis sampel kulit buah kakao yang telah dilakukan tahap hidrolisis asam menggunakan asam sulfat 6 % dan fermentasi menggunakan fermipan sebagai mikroorganismenya untuk mengkonversi menjadi etanol, waktu fermentasi yang digunakan yaitu 7, 8, 9, dan 10 hari. Filtrat hasil fermentasi kemudian distilasi menggunakan alat rotary evaporator kemudian dianalisis menggunakan alat instrumen gas chromatography (GC). Penelitian ini dilakukan di laboratorium penelitian dan pengembangan (Litbang) dan laboratorium kimia Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP) sejak 21 juli 2020 sampai dengan 31 agustus 2020. Berdasarkan hasil analisis alat gas chromatography (GC) pada variasi waktu fermentasi kadar bioetanol terbesar terdapat pada waktu fermentasi selama 9 hari yaitu 3,0465 %, pada waktu fermentasi selama 7, 8, dan 10 hari berturut-turut yaitu 1,1445 %, 1,7985%, dan 2,9875 %. Data yang diperoleh menunjukan bahwa lama fermentasi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar etanol yang dihasilkan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11/TA TKM 2020</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
