<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">312/SM-24</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000012882</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">317/SM-24</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20250102033332</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">332/SM-24</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0924000045</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Cuma Rindu :</subfield>
      <subfield code="b">The Untold Story Of Emmeril Kahn Mumtadz /</subfield>
      <subfield code="c">Atalia Praratya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ATALIA Praratya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">x, 90 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">14,5 x 21 Cm</subfield>
      <subfield code="e">biografi; lampiran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Opac (Ruang Sirkulasi)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Erlangga - Esensi,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">929.2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">929.2 ATA c</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-623-7478-53-9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Biografi Keluarga</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Sumbangan Mahasiswa 2024</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">250102################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cetakan 6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Buku ini menceritakan kisah nyata kehidupan seorang pemuda yang bernama Emmeril Kahn Mumtadz putra sulung Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat) dan Atalia Praratya yang hilang di Sungai Aare Swiss tanggal 26 Mei 2022. Nama Emmeril adalah gabungan nama ayah dan ibunya, Emil dan Atalia. Arti dari Nama Emmeril juga terinspirasi dari nama seorang koki selebritas Amerika, Emeril John Legasse III yang dalam bahasa Prancis artinya pemimpin yang berkuasa. Kahn dalam bahasa Jerman artinya anak laki-laki dan Mumtadz dalam bahasa Arab artinya terbaik dan istimewa. &#13;
Eril dikenal sebagai pribadi yang ramah, cerdas serta aktif dalam kegiatan sosial hingga kepergiannya meninggalkan kesedihan yang mendalam. Kepulangannya ke haribaan sangat indah dan kaya akan hikmah hingga menyedot perhatian banyak orang. Keistimewaan apa yang dimiliki seorang Eril hingga jasadnya harum dan kepulangannya menyedot perhatian masyarakat yang begitu banyak dari dalam dan luar negeri? Menjadi headline di berbagai media, dengan jutaan ungkapan belasungkawa dan karya berbentuk lagu, puisi, lukisan, benda seni, karangan bunga, hingga tak terhitung pasang mata yang menyaksikan melalui televisi atau berbondong-bondong menunggu mobil jenazah lewat di sepanjang jalan sejauh 42 km menuju tempatnya dikebumikan di desa Cimaung, Kabupaten Bandung. Tidak kurang dari 4,92 miliar orang yang me-mention Eril di media sosial hingga makamnya pun tidak pernah sepi dari para peziarah. Seperti apakah sosok Eril?Mari mengenal lebih dekat melalui buku yang ditulis ibu Atalia Praratya.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
