<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">151/TA TIA 2020</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000001105</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220516011916</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1221000328</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Analisis Kerusakan Bahan Baku Pucuk Dauh Teh Pada Proses Pelayuan PT. Perkebunan Nusantara XII Kebun Bantaran Blitar Jawa Timur :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Sitti Maryam</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">SITTI Maryam</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xi, 40 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel; gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20,5x29,1 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2020)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</subfield>
      <subfield code="c">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818 SIT a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2020</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">220516################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pada proses pelayuan pucuk daun teh di PT. Perkebunan Nusantara XII Kebun Bantaran Blitar Jawa Timur, sering ditemukan kerusakan oleh operator produksi yang tentunya akan mempengaruhi produk yang dihasilkan, untuk itu diperlukan perhatian dan tindakan dari pihak perusahaan agar kecacatan yang terjadi dapat ditekan seminimal mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah cacat bahan baku pada saat proses pelayuan pucuk daun teh dengan menggunakan metode six sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap Define ditemukan jenis cacat yang paling sering terjadi yaitu kurang nya tingkat kelayuan pada pucuk daun teh seharusnya pucuk daun teh memiliki tingkat kelayuan 80% namun banyaknya ditemukan pucuk daun teh yang tidak sesuai dengan standar yaitu dibawah 80%. Pada tahap measure di dapatkan nilai total DPMO sebesar 33,3065 dan nilai sigma 3,36 . Pada tahap Analyze menggunakan diagram sebab-akibat ditemukan faktor-faktor penyebab cacat bahan baku di antaranya adalah faktor operator yang melakukan pembalikan tidak sempurna dan adanya penumpukan yang mengakibatkan bahan baku memiliki kecacatan sehingga tidak sesuai dengan standar prusahaan .</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
