<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000009860</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">182/TA TKM 2023</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20231114024925</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1123000082</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231114################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2023 TA-TKM 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2023 TA-TKM 818 AST o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">ASTI, Rahayu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Optimasi Derajat Keasaman (pH) Dalam Proses Fe2+ Removal Pada Bijih Laterit Asal Morowali :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Asti Rahayu (20TKM448)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xiii + 26 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel;Gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20,5 x 29 cm.</subfield>
      <subfield code="e">Bibliografi;Lampiran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TKM 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (TA TKM 2023)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">ABSTRAK&#13;
&#13;
ASTI RAHAYU. 2023. Optimasi Derajat Keasaman (pH) Dalam Proses Fe2+ Removal pada Bijih Laterit Asal Morowali di bawah bimbingan FLAVIANA YOHANALA PT sebagai pembimbing I dan ANDI ARNINDA sebagai pembimbing II.&#13;
&#13;
Ore nikel terbagi menjadi 2 jenis yaitu nikel dalam bentuk senyawa sulfida dan nikel dalam bentuk senyawa oksida (laterit). Oksida dan sulfida ini memiliki pengotor yang berbeda, maka dari itu dilakukan proses pelindian dengan cara mengekstrak dari padatan dan melarutkannya kedalam cairan dengan metode Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi MHP tersebut salah satunya adalah derajat keasaman (pH). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan optimasi derajat keasaman (pH) dalam proses removal Fe2+ pada bijih laterit asal morowali. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengendalian Proses dan Laboratorium Pengujian Dasar, jurusan Teknik Kimia Mineral Politeknik ATI Makassar pada tanggal 14 Maret 15 Juni 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium untuk melihat nilai recovery hasil presipitasi dari Fe dengan variasi pH.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi derajat keasaman (pH) dalam proses Fe2+ removal pada bijih laterit asal morowali yaitu pada titik pH 4 dan didapatkan (%) recovery Fe2+ sebesar 94,760%&#13;
&#13;
Kata Kunci: Laterite, Presipitasi, MHP, Removal, Recovery.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
