<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000009834</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">160/TA TKM 2023</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20231113103834</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1123000056</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231113################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2023 TA-TKM 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2023 TA-TKM 818 ALY p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">ALYA Rifayah Fauzia B</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengaruh Kecepatan Putar dan Waktu Terhadap Fe2+ Removal Dari Proses Pemurnian Nikel Pada Bijih Laterit Asal Morowali :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Alya Rifayah Fauzia B (20TKM480)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xii + 28 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel;Gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20,5 x 29 cm.</subfield>
      <subfield code="e">Bibliografi;Lampiran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TKM 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (TA TKM 2023)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">ABSTRAK&#13;
&#13;
ALYA RIFAYA FAUZIA B. 2023 Pengaruh Kecepatan Putar dan Waktu Terhadap Fe2+ Removal Dari Proses Pemurnian Nikel Pada Bijih Laterit Asal Morowali di bawah bimbingan FLAVIANA YOHANALA PRISTA TYASSENA sebagai Pembimbing I dan SYARDAH UGRA AL ADAWIYAH sebagai Pembimbing II.&#13;
&#13;
Sumber daya nikel terbagi menjadi dua macarn yakni bijih sulfida dengan kadar nikel yang tinggi dan bijih laterit dengan kadar nikel rendah. Bijih laterit memiliki kadar nikel yang rendah dengan kadar pengotor yang cukup tinggi. Maka, dilakukan proses presipitasi untuk mengendapkan pengotor pada bijih laterit. Kecepatan putar dan waktu menjadi faktor yang dapat mempengaruhi proses presipitasi karena mempengaruhi kecepatan presipitasi dan efesiensi penghilangan zat pengotor, yang berdampak pada pembentukan presipitat. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan putar dan waktu terhadap Fe2+ removal dari proses pemurnian filtrat nikel pada biji laterit asal Morowali. Pemurnian nikel dilakukan melalui proses presipitasi dengan menghilangkan pengotor pada filtrat nikel menggunakan larutan kalsium karbonat (CaCO3) sebagai reaktan. Berdasarkan hal tersebut dilakukanlah proses presipitasi dengan variasi kecepatan putar (250 RPM, 350 RPM, 450 RPM), dan waktu presipitasi (30 menit, 60 menit, 90 menit dan 120 menit). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai dengan 30 Juni 2023 di laboratorium Pengendalian Proses, Jurusan Teknik Kimia Mineral, Politeknik ATI Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan menggunakan bijih laterit asal Morowali&#13;
&#13;
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengaruh kecepatan putar terhadap Fe removal yaitu semakin tinggi kecepatan putar maka semakin besar Fe yang mengendap, dan untuk pengaruh waktu terhadap Fe2+ removal yakni dimana semakin cepat waktu presipitasi maka semakin besar % Fe removal. Adapun kondisi optimum proses presipitasi Fe2+ removal dari bijih laterit asal Morowali berada pada titik 450 RPM selama 60 menit diperoleh presentase Fe2+ removal sebesar 12%.&#13;
&#13;
Kata Kunci: removal, Nikel, Kecepatan putar, Waktu</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
