<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000998</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220329100224</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1221000221</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Penerapan Metode FMEA dan FTA dalam Mengidentifikasi Penyebab Kerusakan Mesin Vertical Shaft pada PT. Prima Karya Menunggal Pangkep :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Resky Ariyanty</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">RESKY, Ariyanty</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xi, 32 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel, gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20,5x28 cmf</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2021)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</subfield>
      <subfield code="c">2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2021 TA-TIA 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2021 TA-TIA 818 RES p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2021</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">220329################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">PT. Prima Karya Manunggal merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penyedia beton siap pakai (ready mix concrete). Permasalahan yang timbul di perusahaan tersebut berkaitan dengan kerusakan mesin produksi Vertical Shaft. Masalah kerusakan tersebut berkaitan dengan pemeliharaan dan pergantian komponen mesin. Kerusakan mesin dapat mengakibatkan kualitas hasil produksi menurun selain itu juga dapat menyebabkan penundaan produksi yang cukup lama sehingga produksi tidak sesuai target dan akan dapat menimbulkan kerugian besar terhadap perusahaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan yang dialami mesin Vertical Shaft. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) dan Failure Tree Analysis (FTA) adalah metode yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Dari hasil analisis data dengan menggunakan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) terdapat tiga komponen mesin yang memiliki nilai RPN tertinggi yaitu Jaw impact dengan nilai RPN 160 , Hammer dengan nilai RPN 144, dan Belt dengan nilai RPN 126. Sehingga komponen yang memiliki nilai RPN tertinggi yang paling berisiko memberikan kegagalan. Dari hasil analisis data dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) maka di ketahui akar penyebab terjadinya kerusakan pada mesin vertical shaft yaitu disebabkan oleh tiga faktor yaitu kurangnya perawatan mesin, faktor sikap kerja dan tidak adanya biaya untuk melakukan penggantian komponen mesin yang sudah tua.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">162/TA TIA 2021</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
