<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000009704</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">230/TA OSP 2022</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20231018010055</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1023000122</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231018################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2022 TA-OSP 818</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">(R)2022 TA-OSP 818 FIR s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">FIRMANSYAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Sistem Monitoring Pendeteksi Kadar Air Pada Gabah Berbasis Arduino Uno R3 :</subfield>
      <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
      <subfield code="c">Firmansyah (18OSP296)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xi + 23 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Tabel;Gambar ;</subfield>
      <subfield code="c">20,5 x 29 cm.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tugas Akhir  OSP 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">OPAC (TA OSP 2022)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">ABSTRAK&#13;
&#13;
FIRMANSYAH. 2022. Sistem Monitoring Pendeteksi Kadar Air Pada Gabah Berbasis Arduino R3. Dibawah bimbingan Ibu Sitti Wetenriajeng sebagai Pembimbing I dan Bapak Taufik Muchtar selaku Pembimbing II.&#13;
&#13;
Gabah yang diolah menjadi beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Berdasarkan artikel di situs resmi Litbang Pertanian mengatakan bahwa Gabah yang baru dipanen masih mengandung 40% hingga 70% kandungan air sehingga gabah yang akan digiling akan susah untuk dipisahkan antara kulit gabah dan beras, selain itu apabila kandungan air masih tinggi saat gabah digiling bisa menyebabkan bulir beras menjadi rusak, hal ini menjadi masalah yang cukup sering terjadi dalam proses pengelolaan salah satu bahan pangan yang paling banyak di gunakan oleh masyrakat indonesia Maka dari itu butuh pengembangan teknologi yang dapat menyelesaikan masalah penentuan kandungan air pada gabah. Pada penelitian ini bertujuan untuk membangun alat yang dapat mendeteksi kandungan air pada gabah yang dapat digunakan oleh masyarakat secara mudah dan efektif. Penelitian ini merupakan Alat untuk mendeteksi Kandungan air pada gabah yang akan ditampilkan besar kandungan airnya didalam LCD atau Liquid Crystal Displayyang diproses oleh Arduino Uno R3 yang mendapatkan input dari sensor kelembaban bertipe YL-69 dan ditampilkan dalam bentuk persentase sehingga mempermudah dalam pembacaan tingkat kandungan air dalam gabah tersebut. Hasil penelitian ini mendeteksi tingkat kandungan air dengan akurasi yang baik dengan selisih hanya 2% - 10% berdasarkan hasil yang ditampilkan sensor dan hasil dari perhitungan berdasarkan Basis Basah dan Basis Kering sehingga bisa disimpulkan bahwa alat ini efisien dalam mendeteksi kadar air pada gabah&#13;
&#13;
Kata Kunci: Gabah, Kandungan Air, Arduino R3.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
