=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000958 =005 20220102021201 =035 ##$$a 0010-1221000181 =245 1#$$a Analisis Minimalisasi Material Scrap pada Warehouse Packaging Margarin dan Shortening Menggunakan Metode Six Sigma DMAIC di PT. Smart Tbk, Surabaya : $b Tugas Akhir /$c MUH. ARSAL NUGRAHA =100 1#$$a NUGRAHA, Muh. Arsal =250 ##$$a 2019 =300 ##$$a xii, 39 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20,5x28 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2019) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2019 =082 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 NUG a =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2019 =500 ##$$a Tugas Akhir TIA 2019 =008 220102################|##########|#|## =520 ##$$a PT.SMART Tbk, Surabaya merupakan pabrik pengolahan minyak goreng dengan bahan baku CPO (Crude Palm Oil) dari buah kelapa sawit . Salah satu masalah yang sering di temui adalah masalah material yang di simpan di warehouse packaging yang di golongkan sebagai material scrap. Material scrap merupakan segala macam bentuk sisa material yang di hasilkan dari suatu produksi, sehingga adanya upaya untuk melakukan pengendalian mutu terhadap material scrap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisasi jumlah material scrap yang terdapat pada warehouse packaging margarin dan shortening di PT.SMART Tbk, Surabaya dengan menggunakan metode DMAIC. Metode DMAIC digunakan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan yang ada. Dengan menggunakan metode DMAIC di harapkan PT.SMART Tbk, Surabaya dapat mengevaluasi dan melakukan perbaikan untuk menimimalisasi material scrap pada warehouse packaging margarin dan shortening di PT.SMART Tbk, Surabaya. Pada tahap define penyebab terjadinya material scrap terjadi pada operator warehouse packaging pada saat operator melakukan penyimpanan barang dan melakukan update kartu stok dan daftar status produk (DSP) yang tidak sesuai, pada tahap measure penyebab yang paling di prioritaskan adalah discontinue sebesar 57,5 %dan sisa produksi sebesar 28,9%, pada tahap analyze penyebab yang paling dominan adalah operator malas menempatkan material sesuai dengan ketentuan dengan nilai RPN sebesar 270, pada tahap improve usulan di tujukan kepada pihak operator, checker,PIC area warehouse dan section head agar menerapkan usulan yang telah di berikan, dan perlu melakukan pengendalian (control) dari hasil-hasil perbaikan menggunakan metodologi DMAIC. =990 ##$$a 48/TA TIA 2019