=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000957 =005 20220102015335 =035 ##$$a 0010-1221000180 =245 1#$$a Analisis Proses Pengolahan Biji Kakao dengan Sistem Hazard Analysis and Critical Point (HACCP) pada Pabrik Kendenglembu PT. Perkebunan Nusantara XII di Banyuwangi : $b Tugas Akhir /$c ADJIE SULTAN MOHAMMAD SALEH =100 1#$$a SALEH, Adjie Sultan Mohammad =250 ##$$a 2019 =300 ##$$a xi, 37 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20x29 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2019) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2019 =082 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 SAL a =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2019 =500 ##$$a Tugas Akhir TIA 2019 =008 220102################|##########|#|## =520 ##$$a PT. Perkebunan Nusantara XII, Pabrik Kendenglembu merupakan industri yang bergerak di bidang pengolahan biji kakao basah menjadi biji kakao kering terfermentasi. Dalam proses produksinya diawali dengan proses penerimaan bahan baku, fermentasi, pengeringan, tempering, sortasi dan pengemasan. Ketatnya peraturan ekpor mengharuskan pabrik Kendenglembu menjaga kualitas dan keamanan biji kakao kering dengan melakukan pengujian disetiap proses untuk memenuhi standar nasional Indonesia biji kakao 01-2323-2008. Akan tetapi walaupun telah melakukan pengujian demi menjaga biji kakao kering tidak terkontaminasi tetap saja ada beberapa keluhan dari konsumen. Maka peneliti mengusulkan menerapkan sistem HACCP pada proses pengolahan untuk dapat meminimalisir kontaminasi. Setelah dianalisis didapatkan titik kendali kritis pada proses pengeringan dan sortasi dimana pada proses ini dapat meminimalisir terjadinya kontaminasi apabila dapat dikendalikan dengan baik dengan cara melakukan tindakan pencegahan berupa pemantauan dan tidakan koreksi berupa penjemuran lebih lanjut untuk proses pengeringan dan penyortiran ulang untuk proses sortasi. =990 ##$$a 47/TA TIA 2019