=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000953 =005 20231205012621 =035 ##$$a 0010-1221000176 =245 1#$$a Pengukuran Produktivitas Unit AMDK Metode Objective Matrix pada PT. Sinar Gowa Industry Makassar : $b Tugas Akhir /$c Angga Ardiwijaya (16TIA213) =100 1#$$a ARDIWIJAYA, Angga =250 ##$$a 2019 =300 ##$$a xii, 57 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20x29 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2019) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2019 =082 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 ARD p =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2019 =500 ##$$a Tugas Akhir TIA 2019 =008 231205################|##########|#|## =520 ##$$a PT. Sinar Gowa Industry Makassar, perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri air minum dengan salah satu produknya berupa Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan merk SG. Tingkat output produksi produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) sangat fluktuatif selama periode pengamatan. PT. Sinar Gowa Industry sebelumnya belum pernah melakukan pengukuran produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai indeks produktivitas perusahaan dan nilai indeks produktivitas terhadap indeks performansi standar dengan metode Objective Matrix dan mengetahui faktor rasio yang berpengaruh terhadap perubahan nilai indeks produktivitas perusahaan. Proses pembobotan dalam metode Objective Matrix akan menggunakan perkalian matriks pada AHP (Analytic Hierarchy Process). Manfaat dari penelitian ini sebagai evaluasi dan perbaikan tingkat produktivitas perusahaan pada periode yang akan datang. Hasil dari penelitian selama periode bulan Januari sampai bulan Juni 2019 diperoleh nilai indeks produktivitas PT. Sinar Gowa Industry cenderung fluktuatif dengan nilai indeks produktivitas tertinggi pada bulan April sebesar 449,91 dan terendah pada bulan Maret sebesar 58,66. Persentase perubahan nilai indeks produktivitasnya cenderung bernilai negatif karena sering mengalami penurunan nilai indeks produktivitas. Sedangkan jika dibandingkan terhadap performansi standar hanya bulan Januari, April, dan Mei yang berada di atas nilai performansi standar. Adapun faktor rasio yang paling berpengaruh terhadap perubahan nilai indeks produktivitas adalah rasio 1, 2, dan 3. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi dalam pemanfaatan jam kerja, tenaga kerja, energi masih belum optimal dan kinerja mesin belum maksimal. =990 ##$$a 50/TA TIA 2019 =990 ##$$a 253/TA TIA 2019