=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000950 =990 ##$$a 159/TA TIA 2021 =005 20220415114916 =035 ##$$a 0010-1221000173 =245 1#$$a Identifikasi Beban Kerja Fisik Bagian Pengemasan Menggunakan Metode Cardiovascular Load Pada CV. Saffanah Indonesia : $b Tugas Akhir /$c Nurainun Farida =100 #$$a NURAINUN Farida =250 ##$$a 2021 =300 ##$$a xi, 37 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20,5x28,5 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2021) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2021 =082 ##$$a (R)2021 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2021 TA-TIA 818 NUR i =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2021 =008 220415################|##########|#|## =520 ##$$a CV. Saffanah Indonesia yang berlokasi di Jl. Samudra No. 5 Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. CV ini merupakan pembuatan roti beranekaragam bentuk dan varian rasa. Kapasitas produksi harian pada CV ini yaitu sebesar 1000 bungkus untuk pemesanan daerah maros, namun reseller luar daerah sering melakukan pemesanan dengan waktu yang tidak menentu dengan jumlah sebesar kurang lebih 1000 bungkus. Hal ini menyebabkan adanya penambahan jam kerja untuk menyelesaikan pesanan reseller, sehingga pekerja mengalami kelelahan karena adanya penambahan beban kerja fisik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beban kerja fisik pekerja dibagian pengemasan berdasarkan denyut nadi dan memberikan perbaikan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif yang memaparkan pemecahan terhadap suatu masalah yang ada meliputi denyut nadi kerja, denyut nadi istirahat, denyut nadi maksimal, tinggi badan dan usia karyawan. Berdasarkan dari permasalahan tersebut penelitian menggunakan data denyut nadi, dari data tersebut dapat dihitung nilai Cardiovascular Load (%CVL). Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh %CVL pada bagian pengemasan terdapat 4 Pekerja yang mengalami kelelahan pada waktu sebelum istirahat yaitu pekerja 2 36,11%, pekerja 3 30,69%, pekerja 4 31,25%, pekerja 5 31,11% dan terdapat 4 Pekerja yang mengalami kelelahan pada waktu setelah istirahat yaitu pekerja 2 40,74%, pekerja 3 39,60%, pekerja 4 46,46% pekerja 5 37,67% serta diperlukan perbaikan.