=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000734 =005 20231028034836 =035 ##$$a 0010-1121000287 =245 1#$$a Pengaruh Konsentrasi Asam Klorida (HCl) Terhadap Proses Regenerasi Spent Bleaching Earth Limbah dari Pemurnian CPO : $b Tugas Akhir /$c Muh. Zhahir Ilham (17TKM236) =100 1#$$a ILHAM, Muh.Zhahir =250 ##$$a 2020 =300 ##$$a xiii, 35 halaman : $b Tabel, gambar, grafik ; $c 20,5x29 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TKM 2020) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2020 =082 ##$$a (R)2020 TA-TKM 818 =084 ##$$a (R)2020 TA-TKM 818 ILH p =650 #4$$a Tugas Akhir TKM 2020 =008 231028################|##########|#|## =520 ##$$a MUH. ZHAHIR ILHAM, 2020. Pengaruh Konsentrasi Asam Klorida (HCl) Terhadap Proses Regenerasi Spent Bleaching Earth Limbah dari Pemurnian CPO. Dibawah bimbingan HERLINA RAHIM sebagai pembimbing I dan FLAVIANA YOHANALA PRISTA TYASSENA sebagai pembimbing II. Minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) adalah minyak yang dihasilkan dari mengekstrak daging buang kelapa sawit. Proses pemurnian minyak kelapa sawit terdiri dari beberapa tahap yaitu degumming, bleaching, dan deodorizing. Pada tahapan bleaching itu sendiri menghasilkan limbah Spent bleaching earth yang berupa padatan bentonit yang telah melalui proses bleaching (pemucatan) minyak kelapa sawit untuk mengadsorpsi pigmen warna dan zat-zat pengotor yang tidak diinginkan pada minyak kelapa sawit, sehingga sudah tidak dapat digunakan dan dibuang, karena permukaanya telah tertutupi oleh pengotor dari minyak kelapa sawit dan menghilangkan kemampuan adsorpsinya. Selain itu, limbah ini tergolong limbah B3, dikarenakan dalam spent bleaching earth juga masih terkandung komponen asam fosfat (H3PO4). Asam fosfat ini berasal dari proses degumming yang terbawa oleh CPO ke unit bleaching. Penelitian ini dilakukan mulai dari 2 september 2020 sampai dengan 2 oktober 2020, bertempat di laboratorium Operasi Teknik Kimia, Politeknik ATI Makassar dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi HCl terhadap proses regenerasi limbah spent bleaching earth dengan metode pengasaman dan pemanasan menggunakan tanur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penggunaan konsentrasi HCl0.5 N mencapai kondisi dengan nilai power bleach sebesar 42.85%, untuk konsentrasi 1 N mencapai 33.3%, dan untuk konsentrasi 1.5% mencapai 25%. Membuktikan bahwa semakin tinggi konsentrasi asam yang digunakan pada proses regenerasi akan menurunkan memampuan dari spent bleaching earth itu sendiri. Hasil paling baik di dapatkan pada konsentrasi 0.5 N yang telah sesuai berdasarkan standar baku mutu SNI-13-6336-2000 (untuk penggunaan bentonit). Kata kunci: HCl, Regenerasi, Spent Bleaching Earth,CPO. =990 ##$$a 256/TA TKM 2020