=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000646 =005 20220607045234 =035 ##$$a 0010-1121000199 =245 1#$$a Pendeteksi Dini Kerusakan Turbin Uap Menggunakan Sensor Getar dan Sensor Suhu Berbasis Mikrokontroler : $b Tugas Akhir /$c Andi Ading =100 1#$$a ADING, Andi =250 ##$$a 2021 =300 ##$$a xii, 52 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20x29 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA OSP 2021) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan,$c 2021 =082 ##$$a (R)2021 TA-OSP 818 =084 ##$$a (R)2021 TA-OSP 818 ADI p =650 #4$$a Tugas Akhir OSP 2021 =008 220607################|##########|#|## =520 ##$$a Seiring dengan berjalannya waktu perkembangan dunia industri semakin pesat dan diperlukan energi listrik yang besar untuk menggerakkan seluruh mesin produksi di dalam suatu industri. Pada umumnya di industri menggunakan turbin uap sebagai penggerak mula untuk mengubah energi potensial uap dari ketel uap menjadi energi kinetik, kemudian energi kinetik tersebut diubah menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran poros turbin. Turbin uap inilah yang digunakan sebagai penggerak generator sebagai pembangkit listrik, guna untuk memenuhi kebutuhan listrik pabrik. Pada umumnya penyebab turbin uap mengalami trip yaitu kenaikan vibrasi dan temperatur pada turbin uap, kasus kenaikan temperatur dan vibrasi pada turbin uap di sebabkan oleh pembengkokan poros turbin, jarak antara permukaan bearing ke poros turbin terlalu rengggang serta adanya kotoran atau benda asing yang masuk ke dalam turbin. Jika kenaikan temperatur dan vibrasi telah melebihi batas standart yang telah ditentukan, maka akan menyebabkan unit menjadi trip sehingga menghambat proses produksi pada suatu industri. Tujuan penelititian ini adalah untuk merancang alat pendeteksi dini kerusakan turbin uap menggunakan sensor getar dan sensor suhu berbasis mikrokontroler. penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan melalui dua tahap yaitu tahap simulasi alat serta tahap pengujian. Hasil dari penelitian ini menampilkan kinerja sensor getar dan sensor suhu untuk membaca getaran dan suhu pada turbin uap. Ketika kecepatan getaran terdeteksi lebih besar atau sama dengan 11,2 mm/s baik pada sensor getar 1 atau sensor getar 2 maka buzzer dan lampu indikator akan aktif dan Ketika suhu pada turbin uap terdeteksi lebih besar atau sama dengan 82°C baik pada sensor suhu 1 atau sensor suhu 2 maka buzzer dan lampu indikator akan aktif. Data yang dihasilkan oleh sensor getar cukup akurat karena error hanya sebesar 7,47% untuk sensor getar 1 dan 4,14% untuk sensor getar 2 sedangkan untuk sensor suhu persentase error sebesar 1,84% untuk sensor suhu 1 dan 5,76% untuk sensor suhu 2. Untuk pendeteksi getaran menggunakan sensor piezoelektrik dan untuk mendeteksi suhu menggunakan thermocouple max 6675 type k. =990 ##$$a 31/TA OSP 2021