=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000560 =990 ##$$a 91/TA TIA 2021 =005 20220411103337 =035 ##$$a 0010-1121000113 =245 1#$$a Penentuan Interval Perawatan Mesin Prebeaker dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) pada PT London Sumatera Indonesia di Kabupaten Bulukumba : $b Tugas Akhir /$c Dodi Efendi =100 1#$$a EFENDI, Dodi =250 ##$$a 2021 =300 ##$$a xi, 51 halaman : $b Tabel, gambar ; $c 20x29 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2021) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2021 =082 ##$$a (R)2021 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2021 TA-TIA 818 EFE p =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2021 =008 220411################|##########|#|## =520 ##$$a PT London Sumatera Indonesia merupakan indsutri yang bergerak dalam bidang indsutri crumb rubber berupa SIR 10 dan rubber smoke sheet (RSS). Sebagai pemasok crumb rubber terbesar dan terkenal di Indonesia perusahaan ini selalu melakukan proses produksi secara terus menerus. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan adalah sering terjadinya kerusakan pada mesin produksi sehingga membuat nilai downtime mesin menjadi tinggi dan proses produksi jadi terhambat. Mesin yang memiliki nilai downtime paling tinggi dalam 6 bulan terkahir adalah mesin prebeaker dengan total downtime 1.875 menit atau 31,25 jam. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem perawatan preventive dengan menentukan interval waktu perawatan mesin yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menekan tingginya nilai downtime pada mesin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Metode RCM tersebut akan diintregasikan dengan metode FMEA yang digunakan sebagai analisis mode kegagalan yang terjadi dengan menghitung nilai RPN tertinggi pada mesin dan selanjutnya menghitung interval waktu kerusakan sebagai dasar penentuan penjadwalan perawatan yang akan dilakukan. Hasil penelitian menunjukan interval waktu perawatan yang optimal yaitu setiap mesin prebeaker beroperasi selama 51 jam atau 4 hari, yang berarti bahwa perawatan mesin dilakukan mesin beroperasi selama 51 jam atau sekali dalam 4 hari operasi.