=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 215/TA TKM 2018 =001 INLIS000000000005113 =005 20231011054948 =035 ##$$a 0010-0322000510 =245 1#$$a Pengaruh Variasi MgO (Magnesium Oksida) pada Chipping Terhadap Kualitas Semen di PT. Semen Bosowa Maros : $b Tugas Akhir /$c Ita Lestari (15TKM057) =100 #$$a ITA Lestari =250 ##$$a 2018 =300 ##$$a ix, 31 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TKM 2018) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2018 =082 ##$$a (R)2018 TA-TKM 818 =084 ##$$a (R)2018 TA-TKM 818 ITA p =650 #4$$a Tugas Akhir TKM 2018 =008 231011################|##########|#|## =520 ##$$a Semen memainkan peran penting dalam bidang ekonomi, dan penjualan terus meningkat karena penduduk dan ekonomi tumbuh. Industri ini tetap menguntungkan. Salah satu alternatif dari permasalahan yang muncul yaitu dengan cara penambahan bahan additive didalam semen. Untuk mengurangi pemakaian klinker pada cement mill dimanfaatkanlah chipping sebagai bahan additive. Pada tahap finish grinding klinker akan digiling bersama bahan additive lain untuk menjadi semen. Pada tahap ini jugalah Chipping di masukkan bersama bahan additive lainnya bertujuan mengurangi pemakaian klinker karena produksi klinker memerlukan biaya yang tinggi. Chipping mengandung MgO yang dapat mempengaruhi tingkat kekerasan semen. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh variasi MgO pada chipping terhada kualitas semen. Penelitian ini dilakukan di PT. Semen Bosowa Maros , Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan dari tanggal 25 Februari sampai dengan 25 Mei 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian dalam bentuk eksperimental dengan membuat benda uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima sampel dengan variasi MgO yang berbeda diketahui dapat mempengaruhi tingkat kekerasan chipping. Dapat dilihat dari sampel 01 nilai MgO 0.62 dengan nilai kekerasan 120.6. Sedangkan sampel 04 nilai MgO 3.71 dengan nilai kekekrasan nol atau tidak terbaca. Maka dapat dikatakan bahwa nilai MgO berbanding terbalik dengan nilai kekerasannya.