=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000000229 =005 20231025080927 =035 ##$$a 0010-0421000064 =245 1#$$a Evaluasi Kinerja Kompresor Ammonia Refrigerant Loop Berdasarkan Pengaruh Tekanan dan Temperatur dengan Menggunakan Simulasi Aspen HYSYS V.10 pada PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang : $b Tugas Akhir /$c Itha Febrhiyana Tahir (17TKM232) =100 1#$$a TAHIR, Itha Febrhiyana =250 ##$$a 2020 =300 ##$$a xiii, 36 halaman : $b tabel; gambar ; $c 20,5x29,5 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TKM 2020) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar. Teknik Kimia Mineral,$c 2020 =082 ##$$a (R)2020 TA-TKM 818 =084 ##$$a (R)2020 TA-TKM 818 TAH e =650 #4$$a Tugas Akhir TKM 2020 =008 231025################|##########|#|## =520 ##$$a Kompresor merupakan alat untuk memompa bahan pendingin (refrigerant) yang tetap bersirkulasi dalam sistem. Refrigerant itu sendiri adalah suatu zat atau campuran yang sebagian besar siklusnya mengalami perubahan wujud zat yang tadinya dalam bentuk cair menjadi gas. Pada proses ini Ammonia secara berulang-ulang akan menurunkan tekanan di setiap flash drumnya, sehingga untuk mengambil panas dari gas sintesa pemisahan produksi Ammonia dilakukan dengan memanfaatkan tekanan dan temperatur yang berbeda untuk tiap tingkat refrigerantnya. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui evalusi kinerja kompresor Ammonia Refrigerant Loop berdasarkan pengaruh tekanan dan temperatur, dengan membandingkan antara data desain dan aktual pada PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan menggunakan simulasi Aspen Hysys V. 10. Jenis penelitian yang dilakukan adalah ekperimen melalui simulasi Aspen Hysys V. 10. Penelitian dilakukan pada tanggal 02 Maret 2020 sampai dengan 16 Maret 2020 di PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang. Hasil dari perancangan diperoleh nilai efisiensi politropik sebanding dengan rasio kompresi yaitu semakin besar rasio kompresi, maka semakin besar nilai Pd/Ps dan efisiensi yang dihasilkan juga akan semakin besar. Hal ini disebabkan apabila semakin besar rasio temperatur semakin besar nilai Td/Ts, maka energi yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur lebih banyak tetapi tidak menaikkan tekanan, sehingga mengakibatkan turunnya harga efisiensi politropik. Sedangkan untuk nilai validasi pada perancangan ini diperoleh rata-rata persen error yang didapatkan pada tekanan outlet sebesar 0,066392% dan hasil rata-rata persen error yang didapatkan pada temperatur outlet sebesar 0,269047% sehingga dapat dikatakan persen error yang didapatkan relative kecil, dan dapat disimpulkan bahwa simulasi permodelan tersebut valid. =990 ##$$a 114/TA TKM 2020