=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000011008 =990 ##$$a 183/SM-23 =005 20240510015858 =035 ##$$a 0010-0524000388 =007 ta =008 240510################g##########1#ind## =020 ##$$a 602-8941-04-2 =020 ##$$a 978-602-8941-04-4 =082 ##$$a 899.2213 =084 ##$$a 899.2213 ALA s =100 3#$$a ALAZHIR, Mohammad =245 1#$$a Secangkir Kopi Untuk Relawan /$c Mohammad Al-Azhir =250 ##$$a Cetakan 1 Desember =260 ##$$a Yogyakarta :$b Semesta (Kelompok Penerbit Pro-U Media),$c 2010 =300 ##$$a 272 halaman : $b Gambar ; $c 13,8 x 20 cm$e Biografi =650 #4$$a Sastra Indonesia =650 #4$$a Sumbangan Mahasiswa 2023 =856 ##$$a OPAC (Rak Tandon - Rak 17) =520 ##$$a Wahid Nugroho seorang aktivis mahasiswa berangkat ke Aceh mengabdikan diri sebagai relawan kemanusiaan di samping usahanya menuntaskan penelitian skripsinya tentang konflik Aceh. Namun, di Aceh ia tidak sekadar menemui tubuh dan jiwa-jiwa yang remuk oleh gempa dan tsunami. Di negeri yang dijuluki Serambi Mekah itu, ia menjadi saksi tragedi yang dialami oleh anak-anak negeri yang dibesarkan oleh peluru dan mesiu. Aktivitasnya sebagai relawan kemanusiaan menyeretnya tidak hanya pada konflik batin, penyanderaan oleh GAM, pemukulan oleh TNI, namun juga perjumpaannya dengan Intan, seorang relawan Aceh.