=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 08/TA TIA 2019 =001 INLIS000000000001108 =005 20241122032045 =035 ##$$a 0010-1221000331 =245 1#$$a Tinjauan Penyebab Terjadinya Tumpahan BBM Saat Proses Loading Di Filling Shed Pada PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Pare-Pare : $b Tugas Akhir /$c Andi Nurbaya (16TIA211); Rachmatiah; Muchsin Haruna =100 1#$$a NURBAYA, Andi =250 ##$$a 2019 =300 ##$$a xi, 44 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20x29 cm$e bibliografi;lampiran =856 ##$$a OPAC (Ruang Referensi - Rak TA TIA 2019) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2019 =082 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2019 TA-TIA 818 NUR t =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2019 =008 241122################|##########|#|## =520 ##$$a PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Parepare bertujuan untuk menyuplai dan membantu persediaan BBM. Adapun kegiatan dari PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Parepare salah satunya adalah proses penyaluran yaitu kegiatan pendistribution produk BBM melalui mobil tangki dan salah satu hambatan yang sering dihadapi pada bagian penyaluran yaitu adanya kejadian tumpahan BBM yang disebabkan oleh beberapa faktor sehingga proses penyaluran tidak berjalan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta pekerja dan mesin pengisian BBM yang menjadi objek penelitian dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif yang dilakukan dengan tujuan utama memberikan gambaran tentang suatu keadaan secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tumpahan BBM dengan menggunakan metode diagram fishbone Dari hasil penelitian yang dilakukan dari bulan Maret-Mei 2019 salah satu hambatan yang dihadapi pada bagian penyaluran yaitu adanya kejadian tumpahan BBM yang diakibatkan beberapa faktor yaitu faktor lingkungan, faktor manusia, dan faktor mesin. Sehingga proses penyaluran tidak berjalan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan dan mengalami kerugian akibat tidak efisiennya tingkat penyaluran dan faktor pengawasan ini tidak menjadi efisien karena petugas tersebut tidak mendampingi awak mobil tangki saat pengisian di filling shed. Maka dengan mengoptimalisasikan training yang telah diberikan perlu diadakan safety talk agar pekerja dapat mematuhi peraturan yang berlaku dan membuat jadwal terhadap mesin peralatan agar selalu dalam kondisi yang baik sehingga dapat meminimalisasi bahaya kecelakaan kerja seperti kebakaran akibat terjadinya tumpahan BBM. =700 #$$a RACHMATIAH =700 1#$$a HARUNA, Muchsin