=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 151/TA TIA 2020 =001 INLIS000000000001105 =005 20220516011916 =035 ##$$a 0010-1221000328 =245 1#$$a Analisis Kerusakan Bahan Baku Pucuk Dauh Teh Pada Proses Pelayuan PT. Perkebunan Nusantara XII Kebun Bantaran Blitar Jawa Timur : $b Tugas Akhir /$c Sitti Maryam =100 #$$a SITTI Maryam =250 ##$$a 2020 =300 ##$$a xi, 40 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,1 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2020) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 =082 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 SIT a =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2020 =008 220516################|##########|#|## =520 ##$$a Pada proses pelayuan pucuk daun teh di PT. Perkebunan Nusantara XII Kebun Bantaran Blitar Jawa Timur, sering ditemukan kerusakan oleh operator produksi yang tentunya akan mempengaruhi produk yang dihasilkan, untuk itu diperlukan perhatian dan tindakan dari pihak perusahaan agar kecacatan yang terjadi dapat ditekan seminimal mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah cacat bahan baku pada saat proses pelayuan pucuk daun teh dengan menggunakan metode six sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap Define ditemukan jenis cacat yang paling sering terjadi yaitu kurang nya tingkat kelayuan pada pucuk daun teh seharusnya pucuk daun teh memiliki tingkat kelayuan 80% namun banyaknya ditemukan pucuk daun teh yang tidak sesuai dengan standar yaitu dibawah 80%. Pada tahap measure di dapatkan nilai total DPMO sebesar 33,3065 dan nilai sigma 3,36 . Pada tahap Analyze menggunakan diagram sebab-akibat ditemukan faktor-faktor penyebab cacat bahan baku di antaranya adalah faktor operator yang melakukan pembalikan tidak sempurna dan adanya penumpukan yang mengakibatkan bahan baku memiliki kecacatan sehingga tidak sesuai dengan standar prusahaan .