=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 174/TA TIA 2020 =001 INLIS000000000001072 =005 20220610031158 =035 ##$$a 0010-1221000295 =245 1#$$a Identifikasi Waste Dengan Metode Lean Manufacturing Pada Proses Produksi Di IKM Pabrik Tempe Jln. Abubakar Lambogo, Makassar : $b Tugas Akhir /$c Ikram MR =100 #$$a Ikram MR =250 ##$$a 2020 =300 ##$$a xi, 37 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 19,8x27,9 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2020) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 =082 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 IKR i =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2020 =008 220610################|##########|#|## =520 ##$$a IKM Pabrik Tempe memproduksi tempe dengan melalui beberapa proses. Proses produksi dimulai dari kedatangan bahan baku kemudian pemasakan, pencucian, perendaman, penggilingan,pemasakan 2, pengeringan dan fermentasi. Proses produksi yang terjadi pada IKM pabrik Tempe ini masih terdapat banyak kegiatan yang tidak memiliki nilai tambah yang semestinya tidak terjadi pada proses produksi karena akan mengurangi waktu produksi dan jumlah produk yang dihasilkan. Peneliatian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, dan menghilangkan waste sehingga menciptakan proses produksi yang efektif dan efisien. Pada penelitian ini identifikasi waste dilakukan menggunakan lean manufacturing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode VSM (Value Stream Mapping) dan Process Activity Mapping (PAM) . VSM menggambarkan proses produksi beserta waktu yang diperlukan. PAM menunjakkan rincian kegiatan proses produksi dan menentukan jenis dari kegaiatannya. Setelah identifikasi waste kemudian menentukan solusi dengan menggunakan Diagram Ishikawa, lalu usulan perbaikan menghasilkan Future PAM dan Future VSM. Penelitian menghasilkan perbandingan antara Current dan Future, yang mana dapat disimpulkan bahwa waktu proses produksi dapat dikurangi selama 58 menit, dari 3.512 menit menjadi 3.454 menit dan semua kegiatan merupakan Value Added.