=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 119/TA TIA 2020 =001 INLIS000000000001071 =005 20220610013441 =035 ##$$a 0010-1221000294 =245 1#$$a Identifikasi Jumlah Produk Cacat Menggunakan Metode SQC dan TRIZ Pada PT. Aftech Makassar Indonesia : $b Tugas Akhir /$c Anandya Riani =100 1#$$a ANANDYA Riani =250 ##$$a 2020 =300 ##$$a xi, 73 halaman : $b Tabel; gambar ; $c 20,5x29,3 cm =856 ##$$a OPAC (Rak TA TIA 2020) =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,$c 2020 =082 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 =084 ##$$a (R)2020 TA-TIA 818 ANA i =650 #4$$a Tugas Akhir TIA 2020 =008 220610################|##########|#|## =520 ##$$a PT. Aftech Makassar Indonesia bergerak dalam industri manufaktur yang mengolah biji plastik menjadi cup dan sedotan. Produk yang dihasilkan masih banyak terdapat cacat terutama pada produk cup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab dari kecatatan tersebut dan untuk meminimumkan jumlah cacat yang ada. Metode yang digunakan adalah, Statistical Quality Control (SQC) dan Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ). Jumlah produk cacat yang dihasilkan yaitu sebanyak 7066 kg cup yang rusak dari jumlah yang diproduksi sebanyak 85.254.82 kg cup atau sekitar 8,28%. Untuk batasan pengawasan atau pengendalian kualitas pada perusahaan yaitu batas atas (UCL) sebesar 0,0924 atau 9,24 % dan batas bawah (LCL) sebesar 0,0734 atau 7,34%. Faktor penyebab terjadinya kegagalan produk dikarenakan 4 faktor yaitu faktor manusia, faktor mesin, faktor material, dan metode. Usulan perbaikan yang akan dilakukan yaitu membuat rancangan checksheet yang dimana berfungsi untuk memudahkan proses pengumpulan data, Pembuatan visual control sebagai informasi kepada operator dan karyawan, dan pembuatan report skill untuk operator.