=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000009834 =990 ##$$a 160/TA TKM 2023 =005 20231113103834 =035 ##$$a 0010-1123000056 =007 ta =008 231113################|##########|#|## =082 ##$$a (R)2023 TA-TKM 818 =084 ##$$a (R)2023 TA-TKM 818 ALY p =100 #$$a ALYA Rifayah Fauzia B =245 1#$$a Pengaruh Kecepatan Putar dan Waktu Terhadap Fe2+ Removal Dari Proses Pemurnian Nikel Pada Bijih Laterit Asal Morowali : $b Tugas Akhir /$c Alya Rifayah Fauzia B (20TKM480) =250 ##$$a 2023 =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2023 =300 ##$$a xii + 28 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,5 x 29 cm.$e Bibliografi;Lampiran =650 #4$$a Tugas Akhir TKM 2023 =856 ##$$a OPAC (TA TKM 2023) =520 ##$$a ABSTRAK ALYA RIFAYA FAUZIA B. 2023 Pengaruh Kecepatan Putar dan Waktu Terhadap Fe2+ Removal Dari Proses Pemurnian Nikel Pada Bijih Laterit Asal Morowali di bawah bimbingan FLAVIANA YOHANALA PRISTA TYASSENA sebagai Pembimbing I dan SYARDAH UGRA AL ADAWIYAH sebagai Pembimbing II. Sumber daya nikel terbagi menjadi dua macarn yakni bijih sulfida dengan kadar nikel yang tinggi dan bijih laterit dengan kadar nikel rendah. Bijih laterit memiliki kadar nikel yang rendah dengan kadar pengotor yang cukup tinggi. Maka, dilakukan proses presipitasi untuk mengendapkan pengotor pada bijih laterit. Kecepatan putar dan waktu menjadi faktor yang dapat mempengaruhi proses presipitasi karena mempengaruhi kecepatan presipitasi dan efesiensi penghilangan zat pengotor, yang berdampak pada pembentukan presipitat. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan putar dan waktu terhadap Fe2+ removal dari proses pemurnian filtrat nikel pada biji laterit asal Morowali. Pemurnian nikel dilakukan melalui proses presipitasi dengan menghilangkan pengotor pada filtrat nikel menggunakan larutan kalsium karbonat (CaCO3) sebagai reaktan. Berdasarkan hal tersebut dilakukanlah proses presipitasi dengan variasi kecepatan putar (250 RPM, 350 RPM, 450 RPM), dan waktu presipitasi (30 menit, 60 menit, 90 menit dan 120 menit). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai dengan 30 Juni 2023 di laboratorium Pengendalian Proses, Jurusan Teknik Kimia Mineral, Politeknik ATI Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan menggunakan bijih laterit asal Morowali Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengaruh kecepatan putar terhadap Fe removal yaitu semakin tinggi kecepatan putar maka semakin besar Fe yang mengendap, dan untuk pengaruh waktu terhadap Fe2+ removal yakni dimana semakin cepat waktu presipitasi maka semakin besar % Fe removal. Adapun kondisi optimum proses presipitasi Fe2+ removal dari bijih laterit asal Morowali berada pada titik 450 RPM selama 60 menit diperoleh presentase Fe2+ removal sebesar 12%. Kata Kunci: removal, Nikel, Kecepatan putar, Waktu