=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000009781 =005 20231101090814 =035 ##$$a 0010-1123000003 =007 ta =008 231101################|##########|#|## =082 ##$$a (R)2019 TA-TKM 818 =084 ##$$a (R)2019 TA-TKM 818 TOL p =100 #$$a TOLLA Lintin, Rafly =245 1#$$a Perhitungan Keseimbangan Carbon Content Pada Output Dryer#1 PT. Vale Indonesia Tbk Dengan Adanya Penambahan Pugmill Dust : $b Tugas Akhir /$c Rafly Tolla Lintin (16TKM167) =250 ##$$a 2019 =260 ##$$a Makassar :$b Politeknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,$c 2019 =300 ##$$a xiii + 26 halaman : $b Tabel;Gambar ; $c 20,5 x 29 cm.$e Bibliografi;Lampiran =600 #4$$a Tugas Akhir TKM 2019 =856 ##$$a OPAC (TA TKM 2019) =520 ##$$a ABSTRAK RAFLY TOLLA LINTIN. 2019. Perhitungan keseimbangan carbon content pada output dryer#1 PT. Vale Indonesia Tbk dengan adanya penambahan pugmill dust. Dibawah bimbingan IDI AMIN sebagai pembimbing I dan ANDI ARNINDA sebagai pembimbing II. PT. Vale Indonesia Tbk, merupakan salah satu perusahaan pertambangan nikel yang terletak di Sulawesi Selatan, Kabupaten Luwu Timur, Kecematan Nuha Sorowako, yang melakukan proses penambangan dan pengolahan bijih nikel laterit menjadi nikel matte 78%. Proses pengeringan awal dan pengontrolan karbon content DKP terjadi di Rotary Dryer. Pada penelitian ini, masalah yang diangkat mengenai berapa keseimbangan jumlah massa karbon content pada output Rotary Dryer#1 dengan adanya penambahan pugmill dust. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung keseimbangan jumlah karbon content pada output Rotary Dryer#1 PT. Vale Indonesia Tbk dengan adanya penambahan pugmill dust. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 06 Juli hingga 06 Agustus 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan pada alat Rotary Dryer#1 PT. Vale Indonesia Tbk. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Jumlah karbon content dengan adanya penambahan pugmill dust sebanyak 24,530 Ton/h akan menghasilkan jumlah karbon content input pada rotary dryer sebesar 2,43 Ton/h sedangkan jumlah karbon content output yang dihasilkan sebesar 2,51 Ton/h. Total massa karbon content yang masih diperlukan agar mencapai keseimbangan antara jumlah karbon content input = output yaitu sebesar 0,08 Ton/h. Kata Kunci: Carbon content, pugmill dust, HSFO, Rotary dryer. =990 ##$$a 259/TA TKM 2019